Usai Merumput Warga Pakisaji Meninggal di Ladang Tebu | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Usai Merumput Warga Pakisaji Meninggal di Ladang Tebu

Usai Merumput Warga Pakisaji Meninggal di Ladang Tebu Petugas saat datang di lokasi korban ditemukan dalan kondisi tewas.(ist)

Klikapa.com -Jasad seorang pria ditemukan meninggal di Dusun Glanggang Desa Glanggang Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. Pria malang itu meninggal mendadak usai merumput di ladang tebu, Selasa (24/5/2022). 

Korban diketahui bernama, Jumadi, 57,  warga Desa Kranggan Kecamatan Ngajum. Saat itu korban bersama dua rekannya Warno Gopel, 40 dan Arbani, 50. Keduanya warga desa Babadan Kecamatan Ngajum.

Keterangan di lapangan, kejadian itu sekitara pukul 11.30. Di mana, korban ditemukan tewas di antara ladang tebu milik warga bernama Agus Susanto, 49, warga Jalan Raya Pakisaji Desa/Kecamatan Pakisaji.

Kapolsek Pakisaji AKP Sutomo diketahui korban awalnya korban mencari rumput di ladang tebu milik pelapor Agus Susanto. Korban mulai merumput sekitar pukul 06.30  hingga 09.30. Setelah itu korban mengendarai motornya.

"Tiba-tiba korban mengeluh sakit di dadanya kepada para saksi. Korban akhirnya berbaring di rumput-rumput areal persawahan. Setelah itu para saksi memeriksa tubuh korban dan ternyata sudah tidak bergerak lagi," terang Sutomo.

Mengetahui itu teman korban pun segera melaporkan ke pemilik ladang tebu. Laporan tersebut kemudian diteruskan ke Polsek Pakisaji. 

Petugas yang menerima laporan segera mendatangi TKP. Petugas medis yang kemudian memeriksa korban dan jasad korban kemudian dibawa ke RSUD Kanjuruhan untuk visum.
 
Menurut Sutomo, dari hasil olah TKP, pada tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Korban saat di temukan meninggal dengan keadaan terlentang. 

Polisi juga mengamankan sepeda motor Honda Supra bernomor polisi N 5506 FJ milik korban dan sabit milik pelapor.

"Keluarga korban menolak dilakukan autopsi dan menerima kematiannya dan membuat surat pernyataan penolakan autopsi," tukasnya.(tyo/ggs)
 


BERITA TERKAIT