Dua Pelaku Pengedar Pil Doble L di Kabupaten Malang, Ditangkap | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Dua Pelaku Pengedar Pil Doble L di Kabupaten Malang, Ditangkap

Dua Pelaku Pengedar Pil Doble L di Kabupaten Malang, Ditangkap  Dua pengedar pil koplo Doble L di wilayah Kabupaten Malang yang ditangkap polisi berikut barang buktinya.(ist)

Klikapa.com -Dua orang diciduk Polsek Kromengan, Kabupaten Malang  usai transaksi dan memiliki narkotika jenis pil  Double L . Mereka ditangkap di dua tempat berbeda pada Senin (23/5) dini hari. Diamankan dari tangan mereka ratusan butir pil Double L.

Kedua pemuda yang diamankan itu adalah Fahrul, 26, warga di Desa/Kecamatan Kalipare, Kabupaten Malang dan Ricky Dedi Karno Putra, 27, warga Desa Ngadri Kecamatan Binangun Blitar yang tinggal indekos di Desa Siraman, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar. 

Menurut Kapolsek Kromengan AKP Hari Eko Utomo, pengungkapan dua pengedar tersebut bermula saat petugas yang mengamankan seseorang di pertigaan Slorok Kecamatan Kromengan, Kabupate Malang, Minggu (22/5), sekitar pukul 22.30.

"Pemuda bernama Shohibul Millah diketahui membawa enam butir pil Double L. Dia mengatakan mendapatkan barang tersebut dari seseorang bernama Fahrul," ungkap Hari Eko, Selasa (24/5/2022).

Dari informasi itu, petugas memburu Fahrul dan tangkap di rumahnya Senin (23/5) sekitar pukul 00.30 dini hari.

Saat mengamankan Fahrul, polisi mendapati barang bukti enam butir pil LL warna putih, uang penjualan pil doble LL  Rp 670 ribu, 50 lembar plastik klip tranparan kosong, dan 1 unit HP merk OPPO warna hitam. 

Saat dimintai keterangan, Fahrul mengaku mendapat barang haram tersebut dari Ricky Dedi Karno Putra.

Polisi pun segera mengejar Ricky Dedi dan ditangkap di kontrakannya di Desa Siraman, Kecamatan Kesamben, Kabupaten Blitar. Dari Ricky, petugas mengamankan barang bukti berupa 836 butir pil double L, empat botol kosong bekas tempat pil double L, uang tunai Rp 45 ribu dan 2500 plastik transparan.

Selanjutnya kedua pelaku dibawa ke Polsek Kromengan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sedangkan Shohibul Millah, masih berstatus sebagai saksi. 

Akibat perbuatannya, Fahrul dan Ricky terancam dikenakan Pasal 197 sub Pasal 196 Undang-undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.

"Pelaku melakukan pelanggaran perbuatan dengan sengaja mengedarkan sediaan farmasi yang tidak


BERITA TERKAIT