KPK OTT Mantan Wali Kota Yogyakarta | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

KPK OTT Mantan Wali Kota Yogyakarta

  • 02-06-2022
  • Editor :junaedi
  • dibaca :924
KPK OTT Mantan Wali Kota Yogyakarta Mantan Wali Kota Yogyakarta Hariyadi Suyuti.(ist)

Klikapa.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT). Kali ini dilakukan terhadap mantan Wali Kota Yogyakarta periode 2017-2022 Haryadi Suyuti, Kamis (2/6/2022).

Plt. Juru Bicara Penindakan KPK Ali Fikri mengatakan, pihaknya juga turut menangkap sejumlah pihak lain. Namun, belum dirincinya identitas pihak lain yang ikut ditangkap itu.

"Benar, hari ini KPK telah melakukan kegiatan tangkap tangan terhadap beberapa pihak yang diduga sedang melakukan tindak pidana korupsi suap di Yogyakarta," kata Ali melalui keterangan tertulis, Kamis (2/6/2022).

Ia juga menyebutkan salah satu dari pihak yang ditangap itu adalah Wali Kota Yogyakarta. Tapi juga tidak dirincinya akan kasus yang sedang ditangani. Yang pasti para terduga korupsi itu segera menjalani pemeriksaan.

"Salah satu yang diamankan adalah Wali Kota Yogyakarta 2017-2022," sambung Ali.

Juru bicara berlatar belakang jaksa ini menyampaikan tim KPK segera melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak yang ditangkap tersebut.

"Segera setelahnya akan kami sampaikan perkembangannya," ucap Ali.

Lembaga antirasuah mempunyai waktu 1x24 jam untuk menentukan status hukum Haryadi dkk sebagaimana ketentuan Kitab Undang-undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Haryadi mulai menjabat sejak 20 Desember 2011 dan habis masa jabatan pada 22 Mei 2022.

Sebelumnya, KPK dilaporkan telah menyegel ruang kerja wali kota Yogyakarta di Kompleks Balai Kota Yogyakarta, Kamis (2/6).

Informasi itu disampaikan Pj Wali Kota Yogyakarta Sumadi. Dia menyebut beberapa petugas dari lembaga antirasuah itu sempat menemuinya siang tadi sebelum pukul 13.00 WIB.

"Tadi setelah saya rapat dari Pemda DIY di Kepatihan terus saya ke balai kota, setelah balai kota saya mau memulai kegiatan jam 1 ada rapat, pertemuan. Tapi terus kemudian ada petugas dari KPK," kata Sumadi.

Petugas yang berjumlah tiga orang tanpa seragam tersebut lantas menunjukkan identitasnya lalu menunjukkan surat tugas penyegelan ruang kerja Wali Kota Yogyakarta.

"Saya lihat, iya benar (dari KPK) terus mohon izin untuk melakukan penyegelan


BERITA TERKAIT