Wanita Penipu Nyaru Membeli Gas Melon Terekam CCTV di Pakis | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Wanita Penipu Nyaru Membeli Gas Melon Terekam CCTV di Pakis

Wanita Penipu Nyaru Membeli Gas Melon Terekam CCTV di Pakis Walita muda pelaku penipuan tabung gas melon di Pakis Kabupaten Malang yang terekam kamera CCTV.(ist)

Klikapa.com -Seorang wanita muda terekam CCTV  ketika membawa kabur dua tabung gas LPG 3 kilogram, di Jalan Raya Krajan Bunut Wetan Kecamatan Pakis, Kabupaten Malang, Sabtu (25/6/2022) lalu. 

Peristiwa itu terekam CCTV milik  salah satu dealer motor Mokas di sekitar tempat kejadian. Peristiwanya sekitar pukul 09.00 WIB. Videonya sempat viral di media sosial setelah diunggah ke media sosial. 

Dari rekaman CCTV itu, terlihat pelaku seorang wanita dengan mengendarai motor Honda Supra yang diparkir di depan warung. Wanita itu dengan potongan rambut sebahu.

“Pas datang, pelaku bilangnya karyawan baru warung lesehan belut. Dia mengaku disuruh bosnya beli gas tetapi tidak bawa tabung kosong,” cerita Lia Wulan, anak pemilik warung.

Ia mengaku bahwa ibunya memang sudah kenal baik dengan bos pemilik warung lesehan belut yang tak jauh dari warungnya. Alhasil, ibunya yang saat itu menjaga toko percaya saja. Begitu juga saat wanita yang diduga pelaku itu membawa 2 tabung gas elpiji melon.

“Ibu bilang ambil saja mbak, karena ibu masih mengisi bensin ke dalam botol,” ceritanya.

Kata Lia, semula terduga pelaku itu hendak membeli lima tabung gas. Karena memgalami kesulitan untuk membawanya di sepeda motor, hanya dua tabung yang diambil.

Beberapa jam setelah kejadian, tepatnya menjelang magrib, ibunya mendatangi pemilik warung lesehan belut yang dimaksud. Ia menayakan, ikhwal pembelian elpiji  yang dibeli karyawan barunya. Namun, pemilik warung lesehan itu mengaku tidak membeli gas dan tidak punya karyawan baru.

“Ibu saya menunjukkan video CCTV ke pemilik lesehan dan dia bilang tidak kenal sama wanita itu,” terangnya.

Hingga berita ini ditulis, pemilik warung murah rejeki belum melaporkan ke pihak kepolisian. Alasannya menunggu idtikad baik terduga pelaku yang membawa kabur dua tabung tersebut. 

"Kami viralkan saja karena menunggu idtikad baik pelaku. Agar yang lain juga tahu dan berhati-hati," tutupnya. (tyo/ggs)
 


BERITA TERKAIT