Setiap Hari 5 sampai 6 Janda Baru di Kota Malang. Ini Penyebabnya | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Setiap Hari 5 sampai 6 Janda Baru di Kota Malang. Ini Penyebabnya

  • 21-09-2022 penulis : muhaimin
  • dibaca :6273
Setiap Hari 5 sampai 6 Janda Baru di Kota Malang. Ini Penyebabnya ilustrasi.(ist)

Klikapa.com -Jumlah perceraian di Kota Malang masih tinggi. Selama waktu delapan bulan, Januari-Agustus tahun ini, tercatat sebanyak 1.444 perempuan menjadi janda setelah bercerai. Itu yang berararti setiap hari 5 sampai 6 perempuan menjadi janda baru.


Misbah, Ketua PA Kelas IA Malang menyebutkan data itu merupakan catatan perkara yang masuk dan telah diputus oleh Pengadilan Agama (PA) Kelas IA Malang. Faktor perceraian didominasi karena pertengkaran.


Dirincinya, selama delapan bulan itu, sebanyak 1.095 perceraian. Umumnya disebabkan oleh pertengkaran terus-menerus. Disusul masalah ekonomi dengan jumlah 169 kasus dan ditinggalkan oleh salah satu pihak dengan jumlah 156 kasus. 


"Hal ini banyak faktor. Seperti istri tidak baik pada suami atau sebaliknya. Kemudian juga adanya orang ketiga bisa menyebabkan pertengkaran hingga berujung perceraian," ungkapnya, Rabu (21/9/2022). 


Berdasarkan catatan perkara yang masuk di PA lanjutnya, ada beberapa alasan lain penyebab perceraian, seperti madat, dihukum penjara, Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), cacat badan hingga pindah keyakinan. 


"Untuk kasus KDRT di tahun ini tercatat ada empat kasus. Jumlahnya sama dengan cerai karena pindah agama," lanjutnya. 


Meski begitu, lanjutnya, dari total 1.444 perkara perceraian itu jumlahnya menurun sebanyak 13,72 persen dibandingkan tahun lalu. Tahun sebelumnya dalam rentang waktu yang sama, tercatat sebanyak 1.645 perkara. 


"Memang kalau faktor ini banyak, tapi dari rata-rata jumlah perceraian. Masih didominasi cerai gugat. Atau pengajuan cerai dari pihak istri. Sementara kalau cerai talak, atau perceraian yang diajukan oleh pihak suami, jumlahnya masih belum banyak mendominasi," pungkasnya. (rex/aim)
 


BERITA TERKAIT