Ini 10 Tokoh Yang Ditangkap Polisi Jelang Aksi 212 Atas Sangkaan Makar

  • 2016-12-02
  • Editor :junaedi
  • dibaca :5846
Ini 10 Tokoh Yang Ditangkap Polisi Jelang Aksi 212 Atas Sangkaan Makar Lima dari 10 tokoh yang ditangkap polisi. Dari kiri ke kanan, Rachmawati, Sri Bintang Pamungkas, Ratna Sarumpet, Kivlan Zen dan Ahmad Dhani.(dok.cnn indonesia)

JAKARTA-Karopenmas Divisi Humas Polri Kombes Rikwanto memastikan 10 tokoh ditangkap menjelang aksi 212, Jumat dini hari (2/12/2016), berkait dugaan makar. Menysul setelah dilakukan penyelidikan dan pengumpulan informasi selama setengan bulan terkait kegiatan para tokoh itu.

"Kenapa kepada mereka dituduhkan pasal (makar) tersebut adalah hasil daripada penyelidikan pengumpulan informasi dari berbagai sumber. Jangka waktunya hampir setengah bulan lebih, sehingga disimpulkan sepuluh orang ini bisa dilakukan tindakan hukum penangkapan dan dilanjutkan dengan pemeriksaan," kata Rikwanto, kepada media, Jumat (2/12).

Keterangan resmi Polri, ke 10 nama yang ditangkap hari ini adalah mantan Kepala Staf Kostrad Mayjen (Purn) Kivlan Zen, eks Staf Ahli Panglima TNI Brigadir Jenderal (Purn) Adityawarman Thaha, dan Ketua Solidaritas Sahabat Cendana Firza Husein.

Selain mereka, ada pula seniman sekaligus aktivis politik Ratna Sarumpaet, musikus sekaligus calon Wakil Bupati Kabupaten Bekasi Ahmad Dhani, dan politikus Rachmawati Soekarnoputri.

Empat tokoh lain yang juga ditangkap adalah Sri Bintang Pamungkas, Rizal Kobar, Jamran, dan Eko.

Dari 10 tokoh itu, seperti ditulsi cnn indonesia.com, delapan di antaranya diduga akan melakukan makar. Sisanya diaduga melanggar Undang-udang ITE. Namun Rikwanto tidak mengungkapkan identitas kedelapan tokoh tersebut. Rikwanto hanya menyatakan bahwa semua tokoh itu kini berada di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok.

"Mereka belum sempat diperiksa karena menunggu pengacaranya, ada juga yang sudah dapat diperiksa. Dalam hal ini, proses pemeriksaan di Kelapa Dua, Mako Brimob masih berlangsung. Kemudian besok pagi kita akan sampaikan kepada media hasil pemeriksaan tersebut," kata Rikwanto.

Semua tokoh tersebut masih berstatus sebagai tersangka. Rikwanto mengatakan, status itu bisa saja berubah tergantung hasil pemeriksaan yang tengah dilakukan. "Nanti setelah waktu 24 jam akan kita tentukan status selanjutnya," ujar Rikwanto. (cnn indonesia)

 

Berita Terkait

Baca Juga