Uji Kir Dikeluhkan, Dishub Jajaki Sistem Online | Berita Hari ini

Uji Kir Dikeluhkan, Dishub Jajaki Sistem Online

Uji Kir Dikeluhkan, Dishub Jajaki Sistem Online Antrean kendaraan untuk uji kir yang dikeluhkan karena sangat lambat.(gilang)

MALANG–Layanan uji kir yang dilakukan Balai Uji Kir di Terminal Talangagung, Kabupaten Malang dikeluhkan. Pasalnya, layanannya sangat lama sehingga para pemohon uji kir harus berlama-lama antrean. Antrean kendaraan pun hampir setiap harinya sampai mengular cukup panjang.

“Menyusahkan sekali. Lama layanan di sini hanya untuk uji kir maupun cek fisik kendaraan, antreannya harus berjam-jam,” kata salah seorang pemohon uji kir, Kamis (19/1/2017).

Sehingga hanya untuk uji kir kendaraannya dia harus menghabiskan waktu seharian penuh. Di sisi lain mereka masih harus diburu waktu untuk mengangkut hasil pertanian serta setoran. Kondisi ini membuat tidak nyaman bagi para sopir maupun pemilik kendaraan yang melakukan uji kir tersebut.

“Saya harus menunggu petugas untuk mengecek kondisi fisik kendaraan saya. Belum lagi menunggu hasil lolos tidaknya uji kir tersebut,” kata pria berdomisili di Kecamatan Wonosari ini.
 
Kepala Dishub Kabupaten Malang, Eka Hafi Lutfi mengaku hal itu. Tidak kurang dari 200 kendaraan setiap harinya melakukan uji kir. Itu sebabnya saat ini pihaknya sedang  berupaya untuk mencari jalan pemecahannya. Seiring dengan kebutuhan masyarakat yang membutuhkan pelayanan cepat dan optimal.

“Sedang kami godok konsep maupun sistemnya supaya antrean tidak panjang,” ujarnya.

Salah satunya, kata dia, dalam waktu dekat akan dibuka layanan kir online. Sehingga, masyarakat bisa mengajukan izin melalui situs online maupun internet.

“Sehingga, masyarakat yang datang ke Balai Uji Kir, hanya tinggal melakukan uji fisik. Sedangkan persyaratannya sudah diupload melalui situs resmi dari Dishub. Selama ini, yang membuat lama memang persyaratan administrasinya,” tutur mantan Kepala Badan Penenanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ini.

Lebih dari itu, sembilan penguji yang ada saaat ini dirasa belum optimal untuk melayani ratusan kendaraan yang melakukan uji kir  sedang diupayakan solusinya. Disebutkan begitu karena layanan uji kir ini terkait juga dengan pendapatan asli daerah. Semakin cepat dan baik yang diberikan diyakini akan

Berita Terkait

Baca Juga