Waduh Hampir Satu Sekolah SMPN 2 Kesurupan | Berita Hari ini

Waduh Hampir Satu Sekolah SMPN 2 Kesurupan

  • 2017-02-16 penulis : Dewi Yuhana
  • Editor :Rista
  • dibaca :16486
Waduh Hampir Satu Sekolah SMPN 2 Kesurupan ilustrasi kesurupan

MALANG – Siswa SMPN 2 Malang kesurupan massal, Kamis siang (16/2/2017). Kejadian itu saat jam pelajaran pertama dimulai, sekitar pukul 07.30. Karena banyaknya siswa yang kesuruhan proses belajar di sekolah itu menjadi kacau hampir sepanjang siang tadi.

Kejadian bermula dari kelas IX C, yang berada di paling ujung sekolah. Suasana tenang si sekolah ini berubah. Sekitar kelas IX dan halaman sekolah sangat kacau dan riuh. Puluhan siswa berlarian dan berteriak-teriak histeris. Ada yang berteriak tak jelas, ada yang teriak kencang ingin pulang dan ada pula siswa yang bertengkar alot dengan temannya.

Uniknya, mereka saling ejek dan mengolok satu sama lain dengan dialog fasih Bahasa Inggris. Padahal dalam keseharian, kemampuan mereka berbahasa asing tak selancar itu.
 
“Ya, ada yang cas cis cus berbahasa Inggris saat bertengkar dan saling ejek. Mereka kemasukan jin yang pandai Bahasa Inggris, kami ajak dan giring mereka ke musala, meski masih tetap bertengkar selama menuju musala,” ujar Ustadz Isa.

Mayoritas yang mengalami kesurupan adalah siswa perempuan. Menurut salah satu guru, Sadimin, kejadian  bermula di jam pertama di kelas IX C, saat pelajaran Bahasa Indonesia. “Waktu itu saya lagi mengajar di kelas IX G, tiba-tiba ada siswa yang berlarian di lapangan dengan histeris,” ungkapnya.

Mereka berlari dari pojok sekolah hingga ke ujung lapangan, yang kemudian dikejar oleh guru yang menyaksikan kejadian tersebut. Namun siswa tetap histeris ketakutan. Setelah tertangkap, ia pun dibawa ke UKS. “Dua siswa yang telah kami tangkap, lalu kami bawa ke UKS, mereka tetap histeris, tapi kami tenangkan di sana,” ungkapnya.

Tanpa disangka, sekitar 10 menit kemudian, kesurupan menjalar ke siswa di kelas lain. Satu siswa di kelas IX D ikut kesurupan, dan menjalar ke satu siswa lainnya. “Jarak 10 menit, ada dua siswa lagi teriak-teriak kemudian kami bawa

Berita Terkait

Baca Juga