Kata Polisi Sri Bintang Dibebaskan karena Sakit

  • 2017-03-16
  • Editor :junaedi
  • dibaca :1700
Kata Polisi Sri Bintang Dibebaskan karena Sakit Sri Bintang Pamungkas(dok.tribunnews.com)

JAKARTA-Tersangka dugaan kasus makar Sri Bintang Pamungkas dilepas polisi dari Rumah Tahanan Narkoba Polda Metro Jaya. Penyidik Polri mengambil langkah itu setelah mempertimbangkan yang bersangkutan karena sakit dan mendaat jaminan dari Ernalia istrinya.

"Penangguhan yang diajukan istrinya dikabulkan penyidik, alasannya kesehatan," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, seperti dilansir cnn indonesia.com, Kamis (16/3/2017).

Argo mengatakan, meski yang besangkutan sakit dan tak lagi ditahan di rutan, penyidik tetap mengusut dugaan makar yang mereka tuduhkan kepada Sri Bintang. Argo berkata, Bintang tidak memiliki privilese kecuali pelepasan atas pertimbangan kemanusiaan.

Argo pun menyebut penyidik akan menentukan kewajiban hukum yang harus dijalankan Sri Bintang pasca pelepasan dari rutan. Di antaranya ada kewajiban melapor ke kepolisian dalam rentang waktu tertentu.

"Penyidik yang menentukan, seminggu sekali atau kewajiban seperti apa," kata Argo.

Kepolisian menahan Sri Bintang sejak 3 Desember 2016. Sejak saat itu Sri Bintang mendekam di Rutan Narkoba Polda Metro Jaya selama 75 hari. Kemudian memperpanjang masa tahanan Sri Bintang selama 40 hari pada 23 Desember dan selama 30 hari pada 31 Januari.

Sri Bintang dijerat pasal 107 juncto pasal 110 juncto pasal 87 KUHP atas tuduhan melakukan makar.

Selain Sri Bintang, pada kasus yang sama, polisi juga menggunakan pasal 107 KUHP untuk menjerat Kivlan Zein, Adityawarman Thahar, Ratna Sarumpaet, Firza Huzein, Eko Santjojo, Alvin Indra, dan Rachmawati Soekarnoputri.

Kepolisian saat itu mengklaim menemukan alat bukti yang menunjukkan niat makar dalam aksi damai 2 Desember yang berlangsung di kawasan Monas.

Berita Terkait

Baca Juga