PT Mastour Berangkatkan 1.530 Jamaah, Pecahkan Rekor MURI

  • 2017-04-07 penulis : advetorial
  • Editor :sariglok
  • dibaca :4220
PT Mastour  Berangkatkan 1.530 Jamaah, Pecahkan Rekor MURI Saat Mengikuti Umrah Milad ke-15 PT Mastour

tegas pria asli Gondanglegi Kabupaten Malang ini.
Sukses program Promo Milad tahun ini, menjadi tonggak program promo milad tahun depan. Bicara tentang target tahun depan, Syarqowie tetap merendah tetap akan memantapkan di angka 1.500 jamaah.
"Tetap dulu 1.500 lah syukur kalau bisa sesuai tahun miladnya jadi 1.600. Tapi kami insya Allah juga siap kalau jamaahnya lebih sampai 2.000an," katanya tertawa.
Syarqowie menegaskan ulang, bahwa sukses menjadi pemberangkat umrah terbanyak bukanlah menjadi target utama travel ini. Yang lebih utama adalah menjaga kepercayaan jamaah dan masyarakat.
Persiapan untuk sukses mengawal dan sukses memberangkatkan jamaah dalam jumlah besar ini dilakukan dengan sangat serius. Rombongan jamaah PT Mastour ini dikawal tidak kurang di 30 orang pembimbing dari tanah air dan didamping mutawif yang sudah siap mulai dari Madinah, sebanyak 37 orang sesuai jumlah bus yang mengangkut jamaah. Dipimpin langsung oleh Syarqowie Gozali dan dibantu dua putranya Faraj Syarqowie dan Fayaj Syarqowie, rombongan pun didampingi langsung oleh dua dokter yang selalu siap melayani keluhan medis jamaah.
"Alhamdulillah umrah berjalan lancar hingga kepulangan jamaah pada 1 April 2017. Semoga semua jamaah puas dengan layanan kami walaupun kami sendiri masih kurang puas. Rasanya, kami masih bisa meningkatkan layanan lebih maksimal lagi. Dan ini menjadi komitmen kami untuk pemberangkatan tahun depan," tandasnya.
Di sisi lain, program pecah rekor MURI ini sebetulnya bukan bagian dari konsep yang dibuat PT Mastour. Konsep awalnya adalah membuat sejarah memberangkatkan 1.000 jamaah setelah tahun lalu sukses dengan 600 jamaah. Persiapan dimulai November 2016 dengan menyiapkan umrah serentak  dalam rangkaian milad ke 15 PT Mastour.
Kenapa disebut serentak? Karena biasanya, secara reguler PT Mastour juga melakukan pemberangkatan setiap minggu. Dan ini dilakukan sendiri di masing-masing perwakilan daerah. Saat ini sudah terbentuk  beberapa perwakilan selain di kantor pusat Surabaya, ada kantor di Jakarta, Semarang, Bandung, Cirebon dan Banyumas serta beberapa jaringan di seluruh  Indonesia.
"Kami programkan minimal setahun sekali bikin pemberangkatan bersama-sama dalam jumlah yang besar. Ya moment yang tepat adalah milad perusahaan," tegas Syarqowie.
Sementara Faraj Syarqowie mengatakan, program ini juga bagian dari bentuk terima kasih kepada masyarakat yang telah mempercayai PT Mastour. Menurutnya, special edition pemberangkatan secara massal tidak semata berpikir bisnis, tapi ada sosialnya dan ada suasana pesta.
Ada paket berbeda dari paket-paket umrah yang lazim diselenggarakan oleh travel pada umumnya. Yaitu, paket umrah 12 hari dan dua kali wisata ziarah Madinah. Jika biasanya ada ziarah ke Masjid Kubah dan Jabal Uhud dalam satu hari tur, ini ditambah satu hari tur lagi ke Museum Dar Al Madinah.
Kunjungan ke Dar Al Madinah ini langka. Jarang ada rombongan umrah yang mendapat paket ini, apalagi tempat ini juga termasuk baru sebagai jujugan wisata. Oleh pihak pemerintah Madinah pun, tur rombongan Mastour dianggap spesial, sehingga mendapatkan sambutan resmi oleh pejabat museum dan ada jamuan welcome drink-nya.
Dar Al Madinah juga memanfaatkan bangunan bersejarah di Kota Madinah. Area museum ini merupakan bekas stasiun kereta api Madinah-Turki dengan luas 7, 9 hektar. Rute kereta api tersebut merupakan salah satu rencana besar di zaman Turki Utsmani, yang sayangnya tidak terlaksana karena Turki Ustmani keburu runtuh setelah gempuran Inggris dan pemberontak bersekongkol.
Selain menampilkan sisa lokomotif dan gerbong tempo dulu serta bangunan bengkel kereta, di bangunan utama ada banyak foto-foto dan benda-benda bersejarah dari Kota Madinah sejak zaman Rasulullah, sahabat-sahabat nabi, serta beragam artefak dan bukti sejarah perkembangan Kota Madinah sendiri.
Untuk penggambaran di zaman Rasulullah misalnya, museum ini menghadirkan beragam diorama tentang kehidupan Rasulullah dalam setiap fase. Ada

Berita Terkait

Baca Juga