Laki-laki Kurang Ajar, Mantan Pacarnya masih Diperas Juga

  • 2017-05-19 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :3616
Laki-laki Kurang Ajar, Mantan Pacarnya masih Diperas Juga Tersangka Sunaryadi, digelandang petugas Polsek Turen.(firman)

MALANG – Laki-laki yang ini memang kurang ajar. Ia adalah Sunaryadi, 41, warga Dusun Pager Gunung, Dadapan, Wajak, Kabupaten Malang. Karena melakukan pemerasan kepada Lilik Susiani, 44, warga Jalan Raya Desa Codo, Wajak. mantan pacarnya. Ia pun kini harus merasakan dinginnya sel, untuk mempertangungjawabkan perbuatannya.

“Tersangka kami tangkap di Jalan Raya Sananrejo, Turen. Saat itu, ia baru saja menerima uang dari korban. Barang buktinya kunci sepeda motor serta uang Rp 3 juta,” ujar Kapolsek Turen, Kompol Agus Guntoro, Jumat (19/5/2017).

Diperoleh keterangan, antara Sunaryadi dengan Lilik, pernah menjalin hubungan asmara. Mereka pacaran secara sembunyi-sembunyi. Sunaryadi sudah memiliki istri serta anak. Sedangkan Lilik statusnya single parent.

Selama pacaran, Sunaryadi memanfaatkan Lilik. Beberapa kali ia meminta uang kepada korban dengan alasan tidak jelas. Lilik yang semula tidak curiga, memberi uang yang diminta. Namun lama kelamaan, korban yang merasa telah dimanfaatkan. Ia pun memutuskan hubungan. Apalagi, janji Sunaryadi untuk menikahinya dan menceraikan istrinya tidak kunjung dibuktikan.

Puncaknya, Rabu (17/5/2017) malam sekitar pukul 20.00. Korban yang saat ini dalam perjalanan pulang dengan naik motor sendirian sepulang dari rumah saudaranya di Turen, dihentikan tersangka. Sunaryadi merampas kunci kontak motor Honda N 4202 EEU milik korban. Sunaryadi meminta korban menebus kunci kontaknya sebesar Rp 3 juta.

Sempat terjadi keributan antara korban dengan tersangka. Namun Sunaryadi tancap gas dengan membawa kunci motor korban. Sunaryadi meninggalkan korban karena ada orang datang membantu korban. Tidak terima diperlakukan seperti itu, esok paginya Lilik melaporkannya ke petugas Polsek Turen.

Mendapat laporan, polisi pun bergerak cepat. Bekerjasama dengan korban, petugas memancing tersangka untuk datang dan menyerahkan uangnya. Disepakati antara tersangka dan korban, bertemu di depan sebuah toko waralaba Jalan Raya Sananrejo, Kecamatan Turen, sore harinya.

Begitu ketemu, korban menyerahkan uang Rp 3 juta. Pelaku pun menyerahkan kunci kontak motor.

Berita Terkait