Diduga Bunuh Diri, Korban Tabrak KA Terkuak Identitasnya

  • 2017-07-06 penulis : Fino
  • Editor :junaedi
  • dibaca :4277
Diduga Bunuh Diri, Korban Tabrak KA Terkuak Identitasnya Korban tabrak kereta api ketika dievakuasi petugas, Kamis pagi (6/7/2017)

MALANG–Identitas korban tewas akibat terserempet kereta api terungkap. Dia adalah Anang Muslik, 44, warga Jalan S Supriyadi, Kepuh Gang 10, Sukun, Malang. Dari keterangan terinci polisi diduga yang bersangkutan sengaja untuk mengakhiri hidupnya dengan menabrakkan kereta api.

Terungkapnya identitas korban itu setelah Kamis sore (6/7/2017), Nurul Aidah dan Soni asal Jalan S Supriyadi Gang 10 Sukun, mendatangi Polsek Sukun. Ia memastikan bahwa mayat yang tertabrak adalah keluarganya.

Mereka pun segera mendatangi kamar mayat RSSA Malang untuk memastikan korban adalah keluarganya. Setelahnya  Nurul Aidah dan Soni memastikan mayat tersebut memang sanak familinya. Mereka pun segera mengurus administrasi untuk mengurus jenazah korban.

Sementara itu di olah TKP petugas di lapangan, kasus ini diduga karena bunuh diri. Ini dikuatkan dengan sejumlah saksi mata ketika kejadian.

“Saya lihat mulai jam tujuh ia mondar-mandir di tempat itu (TKP). Tidak tahunya ia menjadi korban,” kata Atlina, warga sekitar TKP.

Sebelumnya, warga menemukan seorang pria tergeletak dalam keadaan tidak bernyawa di dekat rel kereta api, di daerah Kebon Agung. Petugas kemudian mengidentifikasi dan mayatnya dilarikan ke kamar mayat RSSA Malang.

Menurut Atlina, saat itu korban seperti orang bingung. Berjalan dan seperti memikirkan sesuatu. Setengah jam setelahnya, berjalan seperti tanpa arah. Setelah tahu ada kereta api dari arah Selatan, dia bergerak dengan cepat ke rel.

Korban lalu dengan sengaja mendekat ke kereta api yang berjalan dengan cepat itu. Ketika itulah tubuhnya terpental. Setelah itu mulailah banyak orang datang dan segera menghubungi polisi.

Korban tewas karena luka luka parah di bagian kepala. Sedangkan badan pria berambut gondrong ini tidak nampak ada luka-luka. Ketika itu tidak ditemukan identitas korban di sakunya. Kecuali uang Rp 120 ribu.(fin/jon)

Berita Terkait

Baca Juga