Pertama Kali Sejak Dibangun Tahun 1859, Big Ben akan 'Bisu' Empat Tahun

  • 2017-08-14
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2050
Pertama Kali Sejak Dibangun Tahun 1859, Big Ben akan 'Bisu' Empat Tahun Lonceng Big Ben Bakal 'Bisu' Hingga Empat Tahun ke Depan. Itu lantaran Jam Big Ben yang jadi lokasi berfoto populer di Inggris akan dilapkukan perawaan.

LONDON-Ada kabar sedikit tidak mengenakkan dari London. Lantaran sedang mengalami perawatan, lonceng kenamaan dan terbesar pertama di dunia Big Ben, akan tidak lagi berbunyi hingga empat tahun ke depan.

Dikutip dari kantor berita AFP Senin (14/8/2017), Big Ben akan absen 'menyapa' telinga warga Inggris dan wisatawan yang ada disekitarnya. Lonceng yang ada di sebelah Gedung Parlemen Inggris itu sedang dalam pemeliharaan.

Sudah akrab di telinga warga Ingris, Big Ben setiap jamnya berdentang dengan suara yang membahana. Itu selalu terjadi dan tidak pernah absen sejak abad ke-19.

“Mulai minggu depan, lonceng Big Ben akan berhenti berdentang. Ini merupakan yang pertama kali terjadi, sejak 157 tahun yang lalu,” kata Steve Jaggs, penjaga Big Ben yang memiliki jabatan ‘Penjaga Jam Besar’ atau ’Keeper of the Great Clock’.

Dentang terakhir lonceng jam Big Ben bakal berbunyi jam 12 malam pada 21 Agustus 2017. Setelah itu, jam yang seberat 13,7 ton akan kembali berbunyi lagi pada 2021.

Big Ben saat ini kondisi baik-baik saja, namun pemeliharaan bertujuan untuk membuat kondisinya semakin terjaga. Pemeliharan Big Ben diperkirakan memakan biaya hingga Rp503 miliar.

‘Kebisuan’ jam Big Ben tentu saja akan membuat rindu penduduk dan wisatawan di Inggris, terutama saat pergantian tahun.

Selama pemeliharan, jarum jam akan tetap berputar dengan mesin yang berasal dari sistem elektrik. Sedangkan tampilannya hanya satu sisi jam yang akan dibuka.

Jam raksasa yang sudah berdiri sejak 31 Mei 1859 dengan 96 meter itu selama ini menjadi bangunan yang paling sering difoto di Inggris.

Berita Terkait

Baca Juga