Rutin Makan Pisang Bisa Cegah Stroke dan Serangan Jantung

  • 2017-10-09
  • Editor :junaedi
  • dibaca :3053
Rutin Makan Pisang Bisa Cegah Stroke dan Serangan Jantung ilustrasi makan pisang(istimewa)

ANDA termasuk orang yang mengkonsumsi pisang setiap hari? Jika iya, berbahagialah. Karena dalam sebuah studi kesehatan terbaru yang dilakukan University of Alabama, AS, makan pisang rutin setiap hari dapat mencegah serangan jantung dan stroke.


Penjelasannya seperti ini. Kandungan potasium yang tinggi pada pisang dapat mengatasi masalah penyumbatan di dalam pembuluh darah atau pun penyempitan sehingga mengalirkan darah dengan baik hingga ke otot jantung.


Dalam studi kesehatan itu, diuji cobakan pada tikus yang dibagi atas tiga kategori, yang diberi konsumsi pisang rendah, normal dan tinggi kadar potasiumnya.

Hasil akhir menunjukkan pembuluh darah pada tikus yang rendah potasium menjadi tegang dan mengeras dibanding yang lainnya.

Sementara, kondisi tersebut kontras dengan binatang yang diberi potasium tinggi, di mana pembuluh darah tak menegang. Potasium bermanfaat mengurangi ketegangan di sekitar aorta, atau arteri terbesar dalam tubuh.

Berdasarkan temuan itu juga kemudian disimpulkan potasium dapat membantu mencegah serangan jantung dan stroke pada manusia. Namun, mesti diketahui bahwa mengkonsumsi makanan yang mengandung potasium tinggi juga tidak boleh berlebihan, karena dapat menyebabkan sakit perut, mual dan diare.

Adalah Dr. Mike Knapton, dari British Heart Foundation, menyatakan studi terbaru itu menunjukkan bahwa tidak mengkonsumsi potasium cukup akan membuat pengerasan pembukuh darah.

"Dengan penelitian lebih lanjut, kita mungkin akan dapat melihat bagaimana penyakit tersebut terjadi pada manusia, dan mengembangkan pengobatannya," ujar dokter Knapton pada The Sun, seperti dilansir dari The Independent.

National Health Service (NHS) Inggris secara resmi menganjurkan agar setiap orang mengkonsumsi setidaknya 3,500 miligram potasium setiap hari, atau seperempatnya bisa diperoleh dengan makan dua pisang.

Sisanya, bisa ditambahkan dengan konsumsi makanan lain yang juga kaya akan potasium, seperti kentang, brokoli, kubis, ikan, dan atau daging unggas.(cnn-indonesia)

Berita Terkait

Baca Juga