Setahun, Cafe Sawah Pujon Kidul Beromset Rp 4 M | Berita Hari ini

Setahun, Cafe Sawah Pujon Kidul Beromset Rp 4 M

Setahun, Cafe Sawah Pujon Kidul Beromset Rp 4 M Konsep alam pertanian menjadi tumpuan desa wisata Pujon Kidul. (HARY SANTOSO/MALANGPOST)

BATU – Lahan wisata di desa Pujon Kidul ditawar investor asal Surabaya senilai Rp 2 miliar. Tetapi, tawaran itu ditolak mentah-mentah oleh Kepala Desa Pujon Kidul, Kecamatan Pujon Kabupaten Malang. Alasannya, penawaran itu tidak menguntungkan warganya.

‘’Saya tolak. Memang nilainya cukup besar. Tapi tetap saya tolak. Karena tidak ada manfaatnya untuk warga saya,’’ tandas Udi Hartoko, Kades Pujon Kidul ketika ditemui di Kantor Balai Desa Pujon Kidul, kemarin siang.

Udi, lantas membeberkan detail alasan penolakan investor yang identitasnya dirahasiakan. Udi sadar tindakannya itu dianggap tidak lazim. Karena biasanya mencari investor masuk ke sebuah pedesaan sangat sulit. Tetapi desa Pujon Kidul justru sebaliknya. 

Menurut Udi, areal wisata Pujon Kidul digagas mulai tahun 2011 lalu. Konsep wisata desa Pujon Kidul mengandalkan kekuatan alam pertanian. Pilihan ini rupanya manjur dan sangat menarik perhatian publik.

Berdiri di atas lahan sekitar 7.600 M2, kini desa wisata Pujon Kidul yang dilengkapi Café Sawah per 16 Novemver 2016, telah memberi penghidupan untuk warga Pujon Kidul. ‘’Kalau saya jual ke investor, maka kami (warga) hanya jadi penonton saja,’’ kilah Udi meyakinkan.

Langkah Udi menolak uang Rp 2 miliar, lambat laun semakin terbukti kebenarannya. Lihat saja, keberadaan Café Sawah, meski belum setahun diresmikan, sudah meraup omset penjualan Rp 4 miliar. ‘’Tidak hanya itu. Tenaga kerja yang teserap juga cukup banyak,’’ katanya.

Desa wisata Pujon Kidul posisinya berada di lereng Gunung Anjasmoro dan Bukit Widorini. Dari kota Batu jaraknya hanya sekitar 23 KM dan bisa ditempuh kurang lebih 30 menit saja. Setiap hari, dikunjungi minimal 400 hingga 500 wisatawan. ‘’Kalau Sabtu dan Minggu bisa mencapai 4.000 orang pengunjungnya,’’ rinci Udi.

 

Sistem Voucher

Guna menikmati keindahan alam dan fasilitas didalamnya, pengunjung tidak dipungut biaya sepeserpun. Sebaliknya, mereka yang datang hanya mengganti voucher senilai Rp 8.000 untuk digunakan belanja selama

Berita Terkait

Baca Juga