Biang Pencopet di Pasar Kepanjen ternyata Ibu-ibu. Ini Sosoknya

  • 2017-10-30 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :4368
Biang Pencopet di Pasar Kepanjen ternyata Ibu-ibu. Ini Sosoknya Tersangka Jumaiyah, ketika dimintai keterangan oleh penyidik Reskrim Polsek Kepanjen, setelah diamankan.

MALANG – Seorang wanita tertangkap masah mencopet uang pengunjung Pasar Kepanjen, Kabupaten Malang, Senin (30/10/2017). Ia adalah Jumaiyah,37, warga Jalan Kapten Piere Tendean, Desa Tompokersan, Lumajang. Wanita bertubuh tambun inipun menangis memohon ampun saat digelandang ke Polsek Kepanjen.

Keterangan yang dihimpun di lapangan, ibu enam anak ini diketahui sedang merogoh tas milik Juma’asih, warga Desa Mangunrejo, Kepanjen. Saat itulah dia ditangkap. Beruntung tidak sampai menjadi bulan-bulanan warga. Meski sejumlah cemooh diterimanya.

Jumaiyah ditangkap berikut barang bukti uang sebesar Rp 5,2 juta dan diserahkan ke polisi.

“Sebetulnya uang korban yang dicopet sebesar Rp 5,6 juta. Namun ketika tersangka kami amankan, tinggal Rp 5,2 juta saja,” ujar Kapolsek Kepanjen, Kompol Bindriyo.

Karena itu, Bindriyo merasa jika tersangka tidak sendirian. Dalam pemeriksaan sementara, tersangka ngotot kalau dirinya mencopet sendirian tanpa dibantu siapapun.

“Kami masih mengembangkan kasusnya. Tersangka boleh saja menyangkal, namun keterangan saksi dan korban menyatakan kalau ia dibantu temannya,” tutur Bindriyo.

Disebutkan seperti itu, lantaran ada gelagat wanita ini mencopet adalah pekerjaannya. Ia mengaku berangkat dari Lumajang, pagi hari pukul 05.00 naik bus. Ia turun di Terminal Gadang, selanjutnya ganti naik angkot menuju Pasar Kepanjen.


Di pasar ini ia pura-pura memilih-milih barang. Padahal penglihatannya selalu mencari sasaran orang belanja. Saat di depan Toko Mas Jaya Makmur, dia melihat korban membawa tas. Selanjutnya, korban dipepet. Saat korban lengah, dirogohlah tas yang dibawa.

Korban yang sadar kalau uangnya telah kecopetan, sontak berteriak maling sembari menunjuk tersangka. Anak serta manantu korban yang kebetulan berada di lokasi, mengejar dan berhasil menangkapnya, dibantu warga sekitar.

“Saya dua kali ini datang ke Pasar Kepanjen untuk mencopet. Yang pertama sekitar tiga bulan lalu, namun waktu itu tidak mendapatkan apa-apa. Keduanya tadi dan langsung diamankan,” aku Jumaiyah.(agp/jon)

Berita Terkait

Baca Juga