Long Weeked, Hotel dan Maskapai Penerbangan di Malang Raup Rp 22 Miliar | Berita Hari ini

Long Weeked, Hotel dan Maskapai Penerbangan di Malang Raup Rp 22 Miliar

  • 2017-12-02 penulis : bagus
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2312
Long Weeked, Hotel dan Maskapai Penerbangan di Malang Raup Rp 22 Miliar Petugas Dishub Kota Malang melakukan pantauan lalu lintas yang mengalami kepadatan saat Long Weekend.(ipunk)

MALANG-Selama long weekend mulai Kamis (30/11) – Minggu (3/12), omzet di sektor hotel dan penerbangan mencapai Rp 22,7 miliar. Duit itu hitungan omzet minimal, berasal dari limpahan wisatawan yang pending ke Bali akibat Gunung Agung. Mereka memilih menghabiskan liburan di Kota Malang dan Kota Batu.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Seksi Promosi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Malang Agung Harjaya Buana, Sabtu (2/11/2017).

Hitungan sampai Rp 22 miliar itu katanya, sebatas hotel di Kota Malang dan Kota Batu serta sektor penerbangan. Belum termasuk limpahan wisatawan yang datang ke Kabupaten Malang. Hotel di Kota Malang saja meraih pendapatan sekitar Rp 7,1 miliar.

Perhitungan itu diperolehnya dari masa long weekend kali ini katanya, tingkat okupansi atau keterisian kamar hotel di Kota Malang mencapai 87 persen dari total 5.000 kamar. Jumlah itu dikalikan long weekend, sekitar tiga hari. Hasilnya, ada di angka Rp 7,177 miliar.

“Kalau diambil rata-rata per hari selama long weekend, okupansi total mencapi 87 persen,” jelasnya.

Menurutnya, hal tersebut terjadi karena ada beberapa rangkaian acara yang diselenggarakan di Kota Malang. Seperti acara Harley Davidson, reuni Universitas Brawijaya, Unmer serta beberapa SMA yang ada di Kota Malang.

“ Kami juga dapat limpahan wisatawan dari Bali. Mereka pending ke Bali dan akhirnya ke Malang,” terang Agung.

Yang menarik, hingga akhir tahun nanti, sudah banyak hotel yang fully booked. Ada beberapa hotel yang okupansinya mencapai 100 persen. Ada juga harga kamar hotel bintang tiga sudah mencapai Rp 1 juta per hari.

 “Sesuai dengan hukum ekonomi, permintaan tinggi, maka mendorong harga untuk naik. Ini baru sektor perhotelan saja, belum oleh-oleh, restoran, café, travel hingga rent car,” lanjut dia.

Sementara itu,  Imam Suryono, Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu menyebut, jumlah kamar hotel yang ada di kota wisata ini ada 5500 unit, dari berbagai

Berita Terkait

Baca Juga