Pembunuhan Anggota Divif 2 Kostrad Diduga Bermotif Asmara, Polisi Dan Kosrad Bentuk Tim | Berita Hari ini

Pembunuhan Anggota Divif 2 Kostrad Diduga Bermotif Asmara, Polisi Dan Kosrad Bentuk Tim

  • 2017-12-25 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :11247
Pembunuhan Anggota Divif 2 Kostrad Diduga Bermotif Asmara, Polisi Dan Kosrad Bentuk Tim Petugas ketika melakukan olah TKP penemuan mayat yang ternyata diketahui Salah seorang anggota TNI dari Kesatuan Divif 2 Kostrad.

MALANG – Polisi terus mendalami kasus pembunuhan yang menewaskan Serma Achmad, 44, anggota Divif 2 Kostrad Singosari, Minggu (24/12/2017). Hingga malam ini, ada titik terang siapa pelakunya. Termasuk motif pembunuhan terhadap korban yang tinggal di Asrama Divif 2 Kostrad, Desa Ardimulyo, Singosari, Kabupaten Malang ini.

Informasi yang berkembang di lapangan, korban diduga dibunuh lebih dari seorang. Pelakunya kenal dengan dekat dengan korban. Dugaan sementara, karena berlatar belakang asmara.

“Informasinya seperti itu. Korban pernah selingkuh dengan istri orang. Namun benar tidaknya, masih terus kami dalami. Karena informasi yang berkembang memang seperti itu,” terang salah satu sumber yang dilansir Malang Post.com.

Sebelumnya, warga sekitar saluran air Desa Dengkol, Singosari, digemparkan dengan penemuan mayat. Korban yang diketahui seorang anggota TNI AD ini, dibunuh dengan cara sadis. Pada tubuhnya dipenuhi luka. Mulutnya diikat dengan kain.

Kasatreskrim Polres Malang, AKP Azi Pratas Guspitu mengaku belum ada titik terang siapa pelakunya. Polisi terus melakukan penyelidikan dan pendalaman kasus ini. Namun polisi menyakini Serma Achmad, bukanlah korban kejahatan jalanan, begal.

“Yang pasti bukan korban begal. Sepertinya korban memiliki masalah dengan orang lain. Dan saat ini masih terus kami dalami,” ujarnya.

Polisi kini membuat tim khusus terkait peristiwa ini. Yakni satu tim Unit Opsnal Polres Malang, satu tim lagi gabungan Reskrim Polres Malang dan Polsek Singosari serta Polsek Lawang, serta satu tim lagi dari Polda Jawa Timur yang diturunkan untuk memback penanganan pembunuhan terhadap Serma Achmad.

“Semoga saja kasus pembunuhan ini bisa segera terungkap, karena telah menjadi atensi serius. Anggota sampai sekarang (kemarin sore, red) masih di lapangan untuk menggali informasi,” tegasnya.

Sementara Kepala Penerangan Divif 2 Kostrad Singosari, Mayor Inf Bonny Vidri Anggoro, mengungkapkan, Divif 2 Kostrad Singosari, juga membentuk tim untuk membantu mengungkap kasus pembunuhan ini. Tim dipimpin Pasi Intel, dengan melibatkan Denpom Divisi

Berita Terkait

Baca Juga