Inilah Pengakuan Rinci Pembunuh di Hutan Pantai Ngliyep

  • 2017-12-30 penulis : kerisdianto
  • Editor :junaedi
  • dibaca :41037
Inilah Pengakuan Rinci Pembunuh di Hutan Pantai Ngliyep Tersangka pembunuhan Nadia Fegi Madona (kiri) dan korbannya Vena Selinda Rismawati (kanan). (dok.facebook)

di belakang, karena mereka berjalan di jalan setapak. 

Selang beberapa meter berjalan, korban meminta Nadia jalan di depan. Mereka pun melanjutkan mencari bunga.

Tapi kata Nadia, mendadak korban mengancamnya dengan menempelkan pisau yang dibawanya ke lehernya. ''Saat itu ia (korban) menyebutkan agar saya tidak hubungan dengan Rian,'' terang Nadia.

Merasa terancam, Nadia secara spontan merebut pisau dan kemudian membuangnya. Mereka pun kemudian terlibat pergumulan. Korban yang kalah, sempat ditinggalkan Nadia. Tapi, kata Nadia, korban malah balik menyerangnya dengan mengumpat dan bahkan melempari batu.

Pergumulan kembali terjadi. Nadia giliran yang terjepit. Mengetahui korban mengambil batu yang akan dihantamkan ke dirinya, ia mengambil pisau. Pisau itupun diayunkan dan dihujamkan beberapa kali ke tubuh korban.

''Saya tidak tahu berapa kali. Tapi setelah itu saya lari,'' tuturnya.

Nadia yang sempat terluka tangannya, membuang pisau dan lari ke rumah Fitri, temannya. setelah itu ia lari ke rumah Rian, pacarnya. Di tempat inilah ia dirawat lukanya dan sekaligus dijemput petugas.(eri)
 

Berita Terkait

Baca Juga