Berniat Liburan Bersama Keluarga, Malah Tewas Terseret Ombak | Berita Hari ini

Berniat Liburan Bersama Keluarga, Malah Tewas Terseret Ombak

Berniat Liburan Bersama Keluarga, Malah Tewas Terseret Ombak Korban sempat mendapat pertolongan petugas PMI Kabupaten Malang usai terseret ombak di Pantai Regent.

MALANG–Berniat menghabiskan liburan pergantian tahun bersama keluarga, nasib nahas dialami Eko Hendarto, 43 tahun asal Desa Bogo, Kecamatan Ploso, Jombang. Ia terseret ombak di pantai Pantai Regent di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur, Minggu (31/12) sore sekitar pukul 16.30 WIB. 

Akibat peristiwa tersebut, Eko mengehembuskan nafas terakhir setelah petugas kesehatan mencoba memberikan pertolongan.
Menurut Kapolsek Bantur AKP Yatmo, S.H, peristiwa tersebut terjadi dikarenakan korban tidak memperhatikan peringatan dari petugas. Petugas pantai sudah mengingatkan kepada wisatawan untuk tidak berenang terlalu ke tengah dikarenakan ada ombak pantai yang besar.

“Korban kemungkinan tidak mengindahkan peringatan petugas agar tidak terlalu berenang ke tengah. Pasalnya, saat peristiwa tersebut, air mulai pasang dan gelombang semakin membesar dan tinggi,” ujar AKP Yatmo kepada Malang Post.

Menurut informasi yang dihimpun, korban berenang ke tengah dan sudah diperingatkan oleh petugas. Bahkan petugas sudah memperingatkan sebanyak tiga kali, namun korban masih saja ngoto berenang dan tidak memperhatikan peringatan tersebut. 

“Para petugas sudah memberi himbauan sesering mungkin. Namun karena saking ramainya wisatawan hal tersebut disepelekan dan membuat korban terseret arus ombak,” terangnya.

Pada saat ombak besar tersebut menerjang, korban terseret arus gelombang balik hingga kurang lebih seratus meter dari bibir pantai. Melihat ada korban terseret ombak, petugas segera menolong dengan berenang menuju ke posisi korban untuk dibawa ke bibir pantai.

Korban berhasil diselamatkan petugas dalam keadaan lemas dan langsung dievakuasi. Kemudian korban diberikan pertolongan lanjutan dengan mengeluarkan air yang masuk ke dalam perutnya. Namun karena kondisi yang semakin parah, korban kemudian dirujuk ke Puskesmas Bantur untuk dilakukan pertolongan lebih lanjut.

“Saat berada di Puskesmas Bantur, korban memang masih bisa bertahan. Namun beberapa saat setelah mendapat pertolongan dari petugas, nyawa korban tak terselamtkan,” bebernnya. 

Yatmo menambahkan, setelah diketahui kondisi Eko yang sudah tidak bernyawa, pihak keluarga akhirnya langsung membawa jasad korban

Berita Terkait

Baca Juga