Ayah Fenna Tak Dendam atas Peristiwa yang Menimpa Anaknya | Portal Berita yang menyajikan informasi dan berita terbaru hari ini

Close

Ayah Fenna Tak Dendam atas Peristiwa yang Menimpa Anaknya

Ayah Fenna Tak Dendam atas Peristiwa yang Menimpa Anaknya Ayah Fenna Selinda Rismawati, Iswanto  menyerahkan kepada pihak berwajib atas peristiwa pembunuhan yang menimpa anaknya.

raut wajah yang terlihat masih menyimpan duka itu.

Meski ada rasa sakit yang mendalam dari tragedi yang dialaminya putrinya itu, Iswanto mengungkapkan tidak akan pernah menyimpan dendam atas kematian anaknya. Pasalnya rasa dendam tidak akan menyelesaikan masalah.

“Saya tidak menyimpan dendam, saya terima ini sebagai takdir. Karena balas tidak akan menyelesaikan masalah dan malah akan memperpanjang masalah. Ini negara hukum, sepenuhnya saya percayakan kepada pihak kepolisian dan saya minta pelaku diberi hukuman yang setimpal dengan perbuatannya,” ungkapnya.

Sementara itu, usai peristiwa tragis yang menimpa Fenna, beberapa kolega, rekan, pihak pemerintah desa telah berkunjung untuk mengucapkan bela sungkawa. Namun dari pihak keluarga pelaku, dikatakan Iswanto masih belum mendatanginya.

Selain itu, dukungan moril juga datang dari teman-teman Fenna satu sekolah diantaranya Indah Permata Sari, 16, Choiras Deni, 16,  kelas X Jurusan Otomotif, Titik Krianawati, 16, kelas X Jurusan Listrik dan kakak tingkatnya Muhammad Gandis Eka Setiawan, 19, kelas XII Jurusan Otomotif SMK Brantas Karangkates. Mereka datang ke rumah alm Fenna Senin (1/1).

Dikatakan, Indah Permata Sari  jika ia sangat kehilangan teman baiknya yang terkenal riang itu. Apalagi ia sangat kaget dengan apa yang menimpa temannya itu. 

“Fenna anaknya riang, suka ngajak ngobrol dulu waktu baru masuk sekolah. Selain itu, selama berteman dengan Fenna ia tidak pernah terlibat masalah di luar maupun di dalam sekolah,” terang Indah.

Dikenang Indah, saat terakhir ngobrol dengan teman dekatnya itu sebelum liburan sekolah tiba. Tepatnya saat class meeting sekolah dalam perlombaan olimpic skills tangal 13-15 Desember 2017. Bahkan ia sempat bertukar sepatu dengan Fenna. 

“Terakhir saya sempat tukar sepatu dengannya, karena saat akan perlombaan Fenna menggunakan sepatu olahraga sehingga ia meminta saya untuk pinjam sepatu sebagai persyaratan lomba,” kenangnya.

Begitupula Muhammad Gandis Eka Setiawan, kaka tingkat Fenna yang sangat kaget dengan kejadian seharusnya bisa diselesaikan dengan cara baik-baik. 

“Kita memang tidak tahu kehendak Tuhan terhadap seseorang, seperti yang dialami Fenna. Namun dengan kejadian itu kita bisa mengambil hikmahnya. Sehingga tidak berlarut dalam kesedihan,” ungkap Eka.

Dari apa yang dialami adik tingkatnya tersebut, Eka berpesan kepada teman-temanya agar setiap ada permasalahan yang datang sebaiknya dibicarakan baik-baik terutama kepada orangtua. 

“Dengan kita bercerita dengan orangtua atau teman setidaknya bisa mencegah hal yang merugikan. Sehingga keluarga maupun teman dapat membantu menyelesaikan masalah agar tidak terulang lagi kejadian yang menimpa Fenna,” pungkasnya. (eri/jon) 


BERITA TERKAIT