Cerita Indah Wisata di Balekambang, Lakok Ditampar Jukir

  • 2018-01-06 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :3413
Cerita Indah Wisata di Balekambang, Lakok Ditampar Jukir Ilustrasi perampokan dan korban (insert) Satpam yang dilumpuhkan ketika mendapat perawatan di Rumah Sakit

MALANG – Pantai Balekambang di Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang menjadi viral di media sosial (Medsos) beberapa hari ini. Bukan karena destinasi wisata alamnya, melainkan sikap arogan petugas juru parkir (Jukir) terhadap pengunjung.

Kejadian ini menimpa keluarga pemilik akun Facebook (FB) bernama Davina Amandita.

Dalam postingan yang diunggah pada 2 Januari lalu pukul 16.46, Davina menceritakan pengalaman saat berwisata ke Pantai Balekambang, bersama keluarganya.

Dia menulis: ‘Cerita indah di Pantai Balekambang. Tapi sayang banget, harus diwarnai insiden yang bikin trauma akibat ulah arogan petugas parkir. Orang pakai rompi polisi lengan merah ini nampar anaku…’ Mungkin udah kebal hukum. Premanisme diberlakukan di sana, tanpa masalah berarti begitu mudah orang ini maen tangan mukul orang. Anakku gak bersalah apa-apa ditampar disini. Apa emang begini cara memperlakukan pengunjung ya ???. Orang pakai atribut polisi ini menampar pipi anakku yang gak bersalah apa-apa. Gimana pendapat kalian all??? Tolong ingat orang yang mukul anaku org berompi tulisan polisi baju lengan merah…bukan yang pakai baju singlet.

Pada status yang dibuatnya itu, Davina juga melengkapi dengan empat foto petugas parkir yang dianggap arogan dan sok jagoan. Berita inipun langsung viral. Sampai sore kemarin pukul 16.45 sudah 4.330 netizen yang memberikan like, 142 komentar serta 2.139 kali dibagikan.

Di kolom komentar, Davina yang merupakan warga Kediri ini menjelaskan tentang kronologisnya. Kisah itu bermula saat mau masuk parkiran, ia diminta untuk membayar parkir lagi. Padahal ketika di loket masuk, sudah membayar karcis plus biaya parkir.

Karena itu ia menanyakan apa perlu membayar lagi, dan dijawab iya. Selanjutnya, Davina menanyakan apakah motor boleh dibawa masuk ke pinggir pantai agar dekat dengan mobil. Dengan nada tinggi, petugas parkir menjawab terserah dan kalau hilang ditanggung sendiri.

Setelah membayar parkir lagi Rp 20 ribu, Davina yang membawa mobil langsung masuk. Sementara

Berita Terkait