Nanda Mundur di Dewan, Anton - Sutaji Siap Cuti | Berita Hari ini

Nanda Mundur di Dewan, Anton - Sutaji Siap Cuti

  • 2018-01-13 penulis : Ira Ravika
  • Editor :Rista
  • dibaca :2437
Nanda Mundur di Dewan, Anton - Sutaji Siap Cuti Calon Wali Kota Malang, dari kiri, Moh anton, Ya’qud Ananda Gudban dan Sutiaji

MALANG–Mencalonkan diri sebagai Wali Kota Malang, Ya’qud Ananda Gudban mundur sebagai anggota DPRD Kota Malang periode 2014-2019.

”Aturannya demikian, jadi saya wajib menaati. Kami sudah ajukan surat ke Gubernur, Jumat (12/1/18),’’ katanya, Sabtu (13/1/2018).

Sedangkan Komisioner KPU Kota Malang Fajar Santoso menyebut, selama proses surat itu di Gubernur, Nanda wajib menyerahkan tanda terima surat pengunduran dirinya ke KPU.

”Perbaikan syarat calon sesuai tahapan adalah, 18-20 Januari 2018 mendatang,’’ kata Fajar, terpisah.

Fajar menambahkan, pengunduran diri berlaku bagi anggota legislatif saja, tapi juga PNS, anggota TNI/Polri atau kepala daerah yang mencalonkan diri di daerah lain.

Sementara itu, petahana Moch Anton dan Sutiaji yang saat ini Wali Kota dan Wakil Wali Kota Malang disebutkan juga wajib mengajukan izin cuti. Pemberlakukan izin cuti itu dimulai sejak tiga hari setelah penetapan sebagai pasangan calon, hingga tiga hari sebelum pemilihan.

”Wali kota atau wakil wali kota yang maju kembali, wajib cuti saat musim kampanye. Mereka tak boleh menggunakan fasilitas dinas, termasuk harus keluar dari rumah dinas,’’ jelasnya.

Sementara itu, H Moch Anton mengaku siap untuk cuti sebagai Wali Kota Malang selama musim kampanye mendatang. Anton mengatakan surat izin cuti saat ini masih dibuat.

Selama cuti, tugasnya sebagai wali kota digantikan oleh orang lain. Tapi dia juga tak tahu siapa yang akan ditunjuk sebagai pelaksana tugas (plt). Mengingat wakilnya, H Sutiaji juga harus cuti lantaran menjadi calon wali kota.

”Kalau aturannya, jika masa jabatan kepada daerah belum habis, maka yang ditunjuk sebagai pengganti adalah Sekretaris Daerah. Tapi, bila masa jabatan kepala daerah itu habis, Gubernur akan menunjuk pejabat provinsi sebagai plt kepala daerah,’’ kata calon yang berpasangan dengan Syamsul Mahmud ini.

Berita Terkait

Baca Juga