Gethuk: Bhayangkara Diwaspadai, Persela Duri dalam Daging | Berita Hari ini

Gethuk: Bhayangkara Diwaspadai, Persela Duri dalam Daging

  • 2018-01-16 penulis : Fino
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2861
Gethuk: Bhayangkara Diwaspadai, Persela Duri dalam Daging Pelatih Arema Joko Susilo ketika brifing dengan skuatnya.(firman)

MALANG – Sebagai juara bertahan di Piala Presiden, tidak mudah bagi tim Arema untuk melakoni turnamen pra musim edisi tahun 2018 ini. Sekalipun sebagai tuan rumah babak penyisihan Grup E di Stadion Gajayana, pelatih Joko ‘Gethuk’ Susilo menyadari beban timnya cukup tinggi.
    
Pelatih yang juga mantan pemain Arema ini coba memetakan kekuatan tiga tim pesaing Singo Edan di Grup E. Gethuk memastikan telah memiliki banyak catatan calon lawan Arema yaitu Persela Lamongan, Bhayangkara FC dan PSIS Semarang. Di antara tiga tim ini, Bhayangkara FC tercatat sebagai tim yang paling diwaspadai, 30 Januari mendatang.

“Ya, di atas kertas, dan semua orang juga melihatnya, bahwa Bhayangkara FC adalah pesaing terkuat kita. Karena, dia memang pernah menjadi juara Liga 1 Indonesia 2017. Tapi, sepakbola itu bukan di atas kertas, bukan matematika, tapi seni dan olahraga. Dua tim lain masih fresh,” ungkap Gethuk, Selasa (16/1/2018).

Catatan Gethuk untuk Bhayangkara, adalah hadirnya pemain naturalisasi yang pernah berkostum Arema, Herman Dzumafo Epandi. Mantan bomber PSPS Pekanbaru tersebut kini berkostum tim Bhayangkara FC dan siap berkolaborasi dengan pemain anyar lainnya, yakni Marinus Manewar.

Kombinasi Dzumafo dan eks pemain Persipura Jayapura itu, adalah catatan Gethuk bagi Bhayangkara FC agar pasukannya lebih waspada.

“Memang, Bhayangkara kehilangan banyak pemain, tapi pemain yang bertahan dan pemain yang baru masuk, tidak bisa disepelekan. Pemain naturalisasi Dzumafo dan mantan pemain Persipura Marinus Manewar masuk catatan kita,” jelasnya.

Sementara, Persela Lamongan sudah tak diragukan lagi, adalah duri dalam daging Arema di Liga 1 Indonesia 2017 lalu. Persela Lamongan, adalah tim kedua selain Bali United yang menguliti Arema hidup-hidup dengan skor telak pada kompetisi tahun lalu. Tak heran, Gethuk menganggap Persela yang dilatih Aji Santoso adalah tim muda yang berbahaya.

Hadirnya Saddil Ramdani dan Gaston Castano adalah dua pemain

Berita Terkait

Baca Juga