Inilah Lima Orang Pengedar dan Budak Sabu Lawang Diringkus

  • 2018-01-19 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :7290
Inilah Lima Orang Pengedar dan Budak Sabu Lawang Diringkus Kelima jaringan narkotika yang diamankan polisi. Dari kiri Saiful Arif, Irawan, Suparno, Muhammad Ali dan Achmad Safik.(agung)

MALANG-Satuan Reskoba Polres Malang kembali membongkar jaringan peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Lawang. Kabupaten Malang. Lima orang pelakunya berhasil diamankan di tempat yang berbeda. Mereka kini dalam pemeriksaan polisi.

Mereka yang ditangkap itu adalah Saiful Arif, 27, warga Desa Gunungjati, Jabung dan Irawan, 24, warga Dusun Blandit Timur, Wonorejo, Singosari, Suparno, 40, warga Dusun Wonoagung Timur, Desa Wonoagung, Tirtoyudo.


Muhammad Ali, 47, warga Jalan Kedawung, Kota Malang dan Achmad Safik alias Jeky, 36, warga Jalan Dorowati Selatan, Mulyoarjo, Lawang.


"Kelima pelaku saat ini sedang dalam pemeriksaan Satreskoba Polres Malang. Kasusnya masih dikembangkan untuk memburu pelaku lainnya, termasuk bandarnya," kata Kasubag Humas Polres Malang, AKP Farid Fathoni, Jumat (19/11/2018).

Keterangan yang diperoleh polisi menggerebek sebuah gudang di Desa Ketindan, Lawang, sekitar pukul 16.30. Dalam gudang ini petugas menangkap dua budak sabu-sabu yang sedang asyik menghisap. Yakni Saiful Arif, Irawan.

Barang bukti yang diamankan petugas dari penangkapan ini SS, sebuah pipet berisi SS serta seperangkat alat hisap.


Setelah itu, petugas mengembangkan kasusnya. Beberapa saat kemudian menangkap Suparno. Ia dibekuk petugas di sebuah warung di Desa Kentindan, Lawang. Barang buktinya sepoket SS, sebuah HP serta 7 plastik klip transparan.

“Suparno diduga sebagai pengedar sabu-sabu. Ia dijerat dengan pasal 114 ayat 1 sub pasal 112 ayat 1 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika,” tutur Farid.

Setelahnya, petugas menangkap Muhammad Ali. Ia ditangkap petugas di depan Toko Indomaret Jalan Sumberwaras, Kalirejo, Lawang. Barang buktinya sepoket SS dan sebuah HP.

Ali yang ketika itu sedang menunggu seseorang untuk transaksi segera disergap petugas. Dia diketahui sebagai pengedar SS. Ia dijeratkan pasal 114 ayat 1 sub pasal 112 ayat 1 Undang-undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

Terakhir yang ditangkap petugas adalah Achmad

Berita Terkait

Baca Juga