Patung Dinosaurus di Tempat Wisata jatim Park 3 Terbakar, Pengunjung Ketakutan

Patung Dinosaurus di Tempat Wisata jatim Park 3 Terbakar, Pengunjung Ketakutan Patung Dinosaurus bergerak di areal Dino Action, Jatim Park (JTP) 3, Batu, terbakar, Selasa (30/1/2018).(netizen)

BATU- Patung Dinosaurus bergerak di areal Dino Action, Jatim Park (JTP) 3, Batu, terbakar, Selasa (30/1/2018). Peristiwa ini sempat membuat ketegangan para pengunjung tempat wisata ini.

Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 12.30 atau disaat pengunjung mulai berdatangan ke Jatim Park 3. Belum diketahui penyebabnya. Ada dugaan api dari las yang memercik ke patung yang terbuat dari bahan spon itu. Dalam sekejap, patung ini terbakar habis.

“Areal Dino Action ini adalah salah satu zona yang belum dibuka oleh umum karena masih dalam proses pengerjaan. Patung import dari China ini memang dibuat khusus di ruangan terbuka,” ujar Titik S Ariyanto, Humas Jatim Park Grup.

Menurut dia, kebakaran terjadi saat ada pekerja dari luar negeri mengerjakan pengelasan. Saat itu matahari masih terik dan belum hujan dan angin bertiup cukup kencang.

“Api dari las tertiup angin, hingga sebagian terpercik ke Dinosaurus yang kebetulan bahannya sejenis spon,” terangnya.

Para pekerja yang berada didekatnya tidak mampu berbuat apa-apa, karena api begitu besar.

Meski begitu Titik meyakinkan bahwa zona yang terbakar itu tidak ada pengunjung. Sekalipun tidak sedikit juga pengunjung yang merasa was-was.

Dalam video yang beredar di masyarakat, terlihat ada seorang laki-laki beserta anaknya terlihat ketakutan dan bergegas menyeret e-bike (sepeda listrik) yang dibawanya.

Sementara disekitarnya terlihat beberapa pekerja berseragam coklat-coklat terlihat kebingungan dan hanya melihat ke sumber api. Api baru berhasil dipadamkan, saat beberapa pekerja membawa apar (alat pemadam ringan) dan mematikan api.

“Para pekerja kesulitan memadamkan api yang membakar leher dino, karena lehernya panjang, Apar tidak mampu menjangkau. Apar hanya bisa menjangkau sebatas badan,” jelasnya. Menurut dia, pekerja juga berusaha memadamkan dengan menggunakan air.

Akibat peristiwa ini, kerugian materiil mencapai Rp 10 juta. Saat diperiksa, mesin Dinosaurus yang dipergunakan untuk menggerak gerakan leher masih bisa berfungsi, karena hanya pembungkus dinosaurus yang terbakar.

Sementara itu, AKP Anton

Berita Terkait