Random Game Arema, Pemain Bertahan Dipaksa Jadi Ujung Tombak

Random Game Arema, Pemain Bertahan Dipaksa Jadi Ujung Tombak Latihan Arema yang dalam pengawasan pelatihnya Joko 'Gethuk' Susilo

MALANG - Arema FC kembali menggelar latihan pasca libur selepas tersingkir di Piala Presiden 2018. Rabu (7/2/2018), Dedik Setiawan dkk mulai intensif berlatih untuk menyambut Piala Gubernur Kaltim II. Namun, ada situasi games yang tak biasa dalam latihan yang berlangsung di Lapangan Dirgantara Abd Saleh tersebut.

Saat memulai sesi games, 22 pemain dibagi dalam dua tim, Pelatih Joko Susilo melakukan acak formasi atau random. Posisi tidak lazim harus diterima pemain dalam latihan kali ini.

Terlihat, Thiago Furtuoso, Ahmad Nur Hardianto, Dedik Setiawan hingga Rivaldy Bawuo, dipaksa menjadi seorang stopper. Sementara, pemain belakang seperti Junda Irawan, M. Zaenuri, dan Bagas Adi Nugroho, dipaksa menjadi seorang striker.

Menurut Pelatih Arema, Joko Susilo, random game ini bukan untuk melatih teknik, taktik, atau pun strategi. Latihan ini, justru untuk pembenahan chemistry antar pemain atau untuk team building.  

"Dengan random game ini, pemain dipaksa melakukan tugas di posisi yang bukan biasanya" ujarnya.

Pelatih yang biasa disapa Gethuk itu mengatakan, secara teknis latihan tersebut memiliki manfaat untuk saling memahami. Pemain seperti striker, bisa memahami bagaimana sulit ketika bertugas menjaga pertahanan. Pemain belakang, bisa merasakan bagaimana tekanan yang dirasakan oleh striker saat dituntut mencetak gol.

"Salah satunya, bisa lebih paham seperti apa umpan yang disukai oleh rekannya di posisi lain. Sedangkan saat bermain, mereka juga bisa saling menolong satu sama lain, baik bertahan atau menyerang," jelas dia panjang lebar.

Pelatih asal Cepu itu menyampaikan, bakal mengulang random game pada beberapa sesi latihan mereka dalam beberapa hari mendatang. Hal ini, menurutnya, memiliki tujuan utama meningkatkan ikatan dan chemistry antar pemain.

"Akan ada empat sampai lima kali lagi dalam latihan di hari-hari selanjutnya," pungkas dia. (ley/bua)

Berita Terkait

Baca Juga