Ini Sosok Wanita Yang Melahirkan di Kamar Mandi dan Akhirnya Meregang Nyawa

  • 2018-02-11 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :7430
Ini Sosok Wanita Yang Melahirkan di Kamar Mandi dan Akhirnya Meregang Nyawa Mendiang Cassandra Verdika Hermanuya dan rumah kos yang ditempati saat melahirkan di kamar mandi.(istimewa)

MALANG- Siapa sebenarnya Cassandra Verdika Hermanuya, 26 yang diduga melahirkan bayi perempuan  dan berujung kematiannya di kamar mandi tempat kosnya?  Dia dikenal seorang SPG (sales) salah satu perusahaan rokok. 

Tinggal di rumah kos Perum Citragraha, Banjararum, Singosari, terhitung baru beberapa hari. Sandra, mulai menetap di kos tersebut sejak awal Februari lalu, begitu diterima sebagai SPG.

“Belum lama dia kos. Tinggal di kos sejak awal Februari ini,” kata Mastrap, 65, penjaga kos.

 Dulu bulan Desember 2017, Sandra sempat kos di tempat itu, ketika juga menjadi SPG. Tetapi karena bulan Januari 2018 tidak ada kegiatan atau pekerjaan SPG, akhirnya berpamitan pulang.

Ia kembali indekost di temat ini lagi setelah awal Februari,  diterima menjadi SPG salah satu produk rokok. 

“Tempat kos ini memang ada laki-laki dan perempuan, namun beda kamar. Kalau laki-laki biasanya pegawai Bentoel dan Depo Bangunan. Sedangkan cewek, anak-anak SPG,” jelasnya.

Sandra di kamar kos itu dengan temannya bernama Kiki. Selama tinggal di kos, Sandra sedikit tertutup dan pendiam. Bahkan, tidak ada yang tahu jika dia hamil. Termasuk Kiki, teman satu kamarnya juga tidak tahu.

“Kalau tahu hamil, pasti dari awal sudah ramai. Tetapi ini sama sekali tidak terlihat hamil. Postur tubuhnya biasanya, hanya terlihat agak gemuk. Teman satu kamarnya saya tanya juga tidak tahu kalau hamil,” terangnya.

Mastrap menambahkan, sebelum Minggu pagi melahirkan dalam kamar mandi, Sabtu sore korban sempat memesan makanan. 

“Dia pesan nasi goreng dan minuman susu milo dobel. Itupun belum bayar, karena memang anak-anak sudah biasa memesan dulu untuk bayarnya belakangan,” tuturnya.

Sementara itu, beberapa teman korban yang sesama SPG ketika ditemui di kamar mayat RSSA Malang, sama sekali tidak ada yang mau buka suara. Mereka berdalih tidak tahu apa-apa karena tidak satu kos dengan korban. 

Termasuk keluarga korban, yang ditemui di kamar mayat RSSA Malang juga tidak

Berita Terkait