Hidup Ini Indah, Sikap Rakus Membuat Kenikmatan Hidup Rusak

Hidup Ini Indah, Sikap Rakus Membuat Kenikmatan Hidup Rusak

Saudara Saya Robert Lai (1)

Begitu banyak pertanyaan tentang siapa Robert Lai dan siapa Meiling yang sering saya sebut dalam tulisan saya, maka saya akan ungkap kisah persahabatan saya yang indah dan panjang dengan kedua orang tersebut. 

Banyak pelajaran yang saya peroleh dari persahabatan itu. Misalnya bagaimana kami memutuskan untuk tidak perlu punya hubungan bisnis. Agar tidak mengganggu persahabatan. Juga bagaimana saling mengingatkan agar tetap bisa membedakan mana bisnis yang terhormat dan mana bisnis yang ngawur. Bagaimana tetap menjaga agar “manusia bisnis” tidak berubah menjadi “binatang bisnis”.

Bahkan dari persahabatan itu saya menemukan satu bentuk prinsip mengormati orang lain tanpa mengorbankan diri sendiri. Yakni prinsip: “Mereka boleh pintar. Kita tidak boleh bodoh”. Prinsip tersebutlah yang akan saya jadikan tema serial tulisan saya  ini.

Persahabatan saya dengan Robert Lai sudah berlangsung lebih 20 tahun. Sudah seperti saudara.

Robert lahir di Hongkong. Tapi sejak kecil diajak merantau orang tuanya ke Singapura. Karena itu meski kewarga negaranya Singapura Robert berhak memiliki KTP Hongkong. Dengan memegang paspor Singapura dia bebas masuk ke negara-negara seperti Amerika Serikat, Inggris, negara-negara Eropa daratan bahkan ke Israel. Dan dengan KTP Hongkong dia bebas keluar masuk Tiongkok. Akibatnya setiap kali bersama Robert ke luar negeri selalu saja dia menunggu saya yang lebih lama dalam melewati proses imigrasi.

Waktu pertama kali bertemu, Robert Lai adalah seorang pengacara perusahaan. Dia menjadi pengacara untuk banyak perusahaan publik di Hongkong maupun Singapura. Juga di Vietnam.

Hari itu, akhir tahun 1990-an, dia bertemu saya di Batam. Saya lagi ada rapat di pulau dekat Singapura itu. Robert saat itu mewakili perusahaan publik di Singapura tapi pemiliknya orang Indonesia. Seorang konglomerat muda (waktu itu) yang lagi paling top di Indonesia.

Robert, dengan jas, dasi dan kenecisannya langsung menarik simpati kami yang lagi

Berita Terkait