Lawan Borneo FC, Persebaya Krisis Kiper

Lawan Borneo FC, Persebaya Krisis Kiper Kiper Persebaya Surabaya Dimas Galih (baju Oranye) harus istirahat setelah cedera bertabrakan dengan rekan setimnya saat melawan Arema FC di ajang Piala Gubernur Kaltim, Jumat (2/3/2018)

SAMARINDA- Jelang menghadapi Borneo FC, Persebaya dilanda krisis kiper. Dua penjaga gawang Persebaya, Miswar Saputra dan Dimas Galih, tidak akan bermain pada pertandingan perebutan tempat ketiga Piala Gubernur Kaltim di  Stadion Palaran, Samarinda, Minggu (4/3/2018) esok.
 
"Untuk pertandingan besok, Dimas belum bisa diturunkan. Dia harus mendapat perawatan tim dokter karena masih ada masalah pada bagian kepala," ujar pelatih kiper Persebaya, Miftahul Hadi, Sabtu  (3/3/2018).

Dimas mengalami cedera itu saat pertandingan melawan Arema di semifinal, Jumat (2/3). Kiper 25 tahun itu turun sebagai starter, namun ditarik keluar pada menit ke 30 setelah bertabrakan dengan striker Persebaya, Rishadi Fauzi.

Menurut tim dokter Persebaya, Adhimas Hapto Prakoso, Dimas akan menjalani istirahat penuh dan dilarang beraktivitas berat selama empat pekan. Menurut dia, penanganan cedera sang kiper akan dilakukan dengan hati-hati karena berkaitan dengan area kepala.

Sementara itu, kondisi Miswar dikabarkan sedikit lebih baik daripada Dimas. Sebelumnya, Miswar mengalami dislokasi bahu saat melakukan pemanasan menjelang pertandingan melawan Persiba Balikpapan, pada fase grup.

"Kalau Miswar diperkirakan bisa sembuh lebih cepat (daripada Dimas)," kata Adhimas.

Kondisi ini membuat Persebaya hanya memiliki dua kiper yang tersisa saat menghadapi Borneo FC. Yakni Alfonsius Kelvan dan  Stevanno Pietersz. Dari dua nama itu, Alfonsius lebih berpeluang tampil lantaran memiliki jam terbang lebih tinggi bersama Persebaya.  

"Keputusan siapa yang diturunkan tetap jadi wewenang pelatih. Kalau saya diturunkan tentu saja akan berjuang untuk memberikan yang terbaik agar gawang tidak kebobolan," kata Alfonsius. (bol/van)

 

Berita Terkait