60 Persen Tol Mapan Rampung, Ini Kendala yang masih Dihadapi

60 Persen Tol Mapan Rampung, Ini Kendala yang masih Dihadapi Pengerjaan Tol Mapan di wilayah Lawang-Singosari sedang dalam proses pengecoran, (guest)

MALANG – Pekerjaan jalan Tol Malang-Pandaan (Mapan), terus dikebut. Khusus wilayah Kabupaten Malang telah mencapai 60 persen. Proses pengerjaan sempat terhambat karena terhalang oleh pembebasan lahan di beberapa titik. 

Saat ini tinggal menunggu keputusan dari Mahkaman Agung (MA). Sehingga ditargetkan pengerjaan Tol Mapan di ruas ini bisa selesai awal tahun 2019.

Kepala Bappeda Kabupaten Malang, Ir. Tomie Herawanto mengatakan, secara umum pengerjaan Tol Mapan telah mencapai 60 persen. Itu terlihat pada beberapa titik pengerjaan yang sedang berlangsung. 

Di antaranya, ruas Pandaan - Purwodadi dengan panjang 15 Km, Purwodadi – Lawang dengan jarak 8 Km, Lawang – Singosari sepanjang 7,1 Km, Singosari – Pakis  5 Km dan Pakis – Malang Kota dengan panjang 3,2 Km. 

“Saat ini pengerjaan sudah berjalan dalam tahap pengecoran di beberapa titik yang telah dilakukan pembebasan lahan. Sementara untuk beberapa titik yang belum clear masih menunggu keputusan.  Seperti di Lawang dekat Rumah Sakit Jiwa yang berada di kawasan perumahan dan sejak lama telah diperuntukkan untuk tol,” papar Tomie.

Pembebasan lahan perumahan ini, masih dalam penyesuaian harga dengan menunggu keputusan dari MA.

 Sementara itu, titik lainnya yang juga belum dikerjakan adalah 12 blok tanah bengkok atau aset desa yang  berada Lawang, Singosari dan Pakis dengan menunggu proses izin ketetapan dari gubernur. 

“Ditambah satu lagi aset Pemkab, yaitu pasar hewan Singosari yang tinggal menunggu proses administrasi,” imbuhnya.

Tomie mengungkapkan, Tol Mapan akan  bisa digunakan secara fungsional menjelang hari raya. 

“Menjelang hari raya, Tol Mapan telah bisa digunakan secara fungsional, baik yang sudah dicor maupun yang belum. Karena bertujuan untuk mengurai kemacetan. Namun setelah usai hari raya akan ditutup kembali untuk dilanjutkan pengerjaannya hingga 100 persen,” urainya.(eri/ary)
 

Berita Terkait

Baca Juga