Mahasiswa Widya Karya Surabaya Tewas Digulung Ombak Pantai Ungapan

  • 2018-03-06 penulis : Fino
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2566
Mahasiswa Widya Karya Surabaya Tewas Digulung Ombak Pantai Ungapan Mahasiswa Universitas Widya Karya Surabaya, Rachmad Fauzy sempat berselfie-ria bersama teman-temannya sebelum tewas diterjang ombak Pantai Ungapan, Kabupaten Malang.(istimewa)

MALANG – Seorang mahasiswa Universitas Widya Karya, Surabaya, dilaprkan tewas digulung ombak Pantai Ungapan, Kabupaten Malang. Korban adalah Rachmad Fauzy, 26, warga Waringin Kedurus, RT01 RW06 Sawunggaling Wonokromo, Surabaya. Korban digulung ombak saat bermain di pantai, Selasa (6/3/2018).

Diperoleh keterangan, Fauzy  datang ke pantai ini bersama tujuh orang kawannya. Mereka ingin menghabiskan waktu libur.

Mereka berangkat dari Surabaya dini hari, dan sempat mampir Kota Batu.  Setelah itu, melanjutkan perjalanan dan tiba di Pantai Ungapan pukul 08.00. Setibanya di pantai, Fauzy teman-temannya langsung berselfie-ria.

Termasuk bersama saksi M Riyan Ardian, 23, warga Jalan Pagesangan, Surabaya dan Roni Atmajaya, bermain ke tepi sungai muara pantai Ungapan sekitar pukul 08.30.

Mereka sempat berselfie di air. Tiga orang, yaitu Fauzy, Riyan dan Roni, berenang di sungai pinggir pantai itu.

 “Saat sedang asyik bermain air, tiba-tiba ombak besar datang dari pantai dan menyeret Fauzy,” terang Riyan kepada polisi.
 
Ombak itu sempat menggulung ketiga mahasiswa ini. Mereka sempat terseret ke tengah laut. Tetapi Riyan dan Roni berhasil menyelamatkan diri. Nahas, Fauzy ditelan ombak hingga tenggelam ke arah jembatan sungai Ungapan. Tubuhnya terbawa arus hingga menuju tengah laut.

Kawan-kawannya yang menyaksikan kejadian ini, berupaya menolong. Ryan pun berupaya menyelamatkan Fauzy dengan cara menggaet tangannya tapi terlepas. Mereka juga berteriak minta tolong kepada teman-temannya yang lain untuk menyelamatkan Fauzy.

Selama kurang lebih 20 menit, Fauzy tenggelam dan baru ditemukan 100 meter dari lokasi awal terseret. Dibantu warga sekitar, korban berhasil dibawa ke pinggir pantai. Saat itu korban masih terlihat bernafas dan segera dilarikan ke Puskesmas Sendangbaru.

Namun karena di Puskesmas ini tidak ada petugasnya, korban dilarikan ke Puskesmas Sitiarjo. Namun sesampainya di Puskesmas Sitiarjo, korban sudah dinyatakan meninggal.

Satuan Polisi Air dan Udara (Satpolairud) Polres Malang yang menerima laporan ini segera menanganinya. Menurut Kapos Satpolairud, AKP

Berita Terkait

Baca Juga