Raih Dukungan Terbanyak di Pilrek UB, Bisri dan Nuhfil malah Santai

  • 2018-03-09 penulis : Dewi Yuhana
  • Editor :junaedi
  • dibaca :3997
Raih Dukungan Terbanyak di Pilrek UB, Bisri dan Nuhfil malah Santai Prof Dr Ir Mohammad Bisri MS (kanan) dan Prof Dr Ir Nuhfil Hanani AR MS kian ketat dalam tahap penyaringan Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Brawijaya periode 2018-2022.

MALANG – Persaingan Prof Dr Ir Mohammad Bisri MS  dan Prof Dr Ir Nuhfil Hanani AR MS kian ketat dalam tahap penyaringan Pemilihan Rektor (Pilrek) Universitas Brawijaya periode 2018-2022. Keduanya memperoleh suara sama dalam rapat senat tertutup, yaitu 77 suara. 

Sementara kandidat lainnya, Kandidat lain, Dr Ir Osfar Sjofjan MSc mendapat enam suara dan Dr. Tjahyo Suprayogo M.Si yang memperoleh satu suara harus tersisih. 

Meski begitu, Bisri dan Nuhfil menanggapibya dengan santai. Bisri mengatakan kompetisi merupakan hal yang dinamis di UB. 

“Yang terpenting, proses pemilihannya lancar sesuai dengan harapan dan legowo bagi yang tidak terpilih. Gitu aja kok repot,” katanya. 

Terpisah, Nuhfil bahkan menanggapi dengan guyon santai. Ia bahkan tidak menghadiri proses penghitungan suara karena ada tamu dari Hongkong ke Fakultas Pertanian. 

“Kesan selama Pilrek biasa-biasa saja, pendukungnya saja guyon,” katanya tertawa lepas. 

Sebenarnya, ada 173 anggota senat yang diundang untuk memilih. Namun 12 orang berhalangan hadir karena berbagai alasan. Mereka lah yang tidak dapat memberikan hak suaranya.

Ketua Senat UB, Prof Dr Ir Ariffin MS mengatakan, usai tahap penyaringan ini, senat akan mengirim berkas pemilihan ini ke Kementerian sekitar 14-15 Maret. Dalam prosesnya, perlu satu bulan bagi menteri  mempelajari berkas dengan membentuk tim penilai, mulai dari berita acara proses pendaftaran, penyaringan dan pemilihan. 

Setelah tahap penyaringan ini, pada 18 April nanti giliran Menristekdikti yang akan melakukan pemilihan. Menristekdikti persentase hak memilih sangat besar, 65 persen sedangkan anggota senat UB 35 persen. 
 

Berita Terkait