Wajib Rapor Sehat, Penggawa Arema Tes Kesehatan

Wajib Rapor Sehat, Penggawa Arema Tes Kesehatan Pemain Arema FC Dendi Santoso saat menjalani tes kesehatan di Klinik Bromo.(guest)

MALANG - Pemain Arema FC menjalani sesi tes medis di Laboratorium Klinik Bromo, Selasa (13/3/2018). Dendi Santoso dkk harus menjalani tes darah dan elektrokadiogram (ekg). Hasil tes ini menjadi syarat untuk pendaftaran pemain kepada operator Liga 1.
 
"Tahun ini, bukti tes medis juga harus disertakan dalam pendaftaran. Sehingga, semua pemain memang wajib untuk mengikuti tes medis pagi ini,'' kata Sekretaris Tim Arema FC, Rahmat Taufik.

Menurutnya, Arema sudah mendaftarkan pemain untuk kompetisi Liga 1. Namun, operator meminta untuk mendaftarkan ulang nama-nama pemainnya, dengan berkas kelengkapan yang ada.

"Sekarang juga harus diperbaharui fotonya. Pemain juga sudah take photo, Senin (12/3) setelah latihan. Sekarang tes medis, lalu hasilnya harus segera kami lampirkan dalam berkas pendaftaran online," papar dia.

Sejatinya setiap tahun Arema selalu memberikan tes medis kepada pemain, terutama pemain asing. Hanya saja, selama ini untuk pendaftaran, hasil tes medis tidak wajib disertakan.

"Mungkin ini pelajaran dari banyaknya kejadian di lapangan, seperti kasus Choirul Huda. Kondisi kesehatan pemain harus diketahui sejak awal," ujar dokter tim Arema, dr. Nanang Tri Wahyudi.

Biasanya, tes medis dilakukan oleh klub, karena mereka ingin melihat kondisi medis pemain, termasuk riwayat cedera.  Sementara itu, dalam tes medis kemarin, sebanyak 31 pemain menjalani tes di Lab Klinik Bromo, sejak pukul 06.00 WIB.

Pemain dibagi dalam tiga untuk menjalani tes sekitar 5 menit per pemain tersebut. Pemain yang pertama mengikuti tes Muhammad Rafli, Thiago Furtuoso, Nasir, Joko Ribowo dan Utam Rusdiana. Selanjutnya giliran rombongan Ahmad Nur Hardianto, Juan Revi, Purwaka Yudhi hingga Balsa Bozovic. (ley/bua)

 

Berita Terkait

Baca Juga