Ngaku Usaha Sablon Sepi, Beralih Bisnis Sabu dan Pil Koplo

Ngaku Usaha Sablon Sepi, Beralih Bisnis Sabu dan Pil Koplo terangka dan barang bukti sabu dan pil koplo yang ditunjukkan petugas Polsek Dau

MALANG- Beralasan usaha sablon miliknya sepi, Niko Asrani, 28, warga Jalan Karimun Jawa, Kasin, Malang menjadi pengedar sabu dan pil koplo. Dari penggeledahan di rumahnya, polisi menemukan tiga gram sabu dan ribuan pil koplo.

Kepada petugas Polsek Dau yang menangkapnya, ayah dua anak ini membantah menjadi pengedar. Ia menyebut hanyalah seorang kurir. Apa yang dilakukannya tidak lain perintah dari pengedar koplo dan sabu di Pekalongan.

Padahal sebelum ia disergap petugas, polisi mendapat informasi ada transaksi di Jembatan Sumberjo, yang letaknya tepat berada di belakang objek wisata Taman Rekreasi Sengkaling.

“Kami segera penyanggongan. Ternyata benar, sore itu ada seseorang yang membawa bungkusan kemudian meletakkan begitu saja bungkusan itu,” ujar Kapolsek Dau, Kompol Endro Sujiat, Kamis (15/3/2018).

Tak menunggu lama, polisi segera menangkapnya. Spontan tersangka lari mencoba menyelamatkan diri. Namun polisi berhasil menangkapnya. Polisi juga mengamankan satu bungkus pil dobel L berjumlah 1.000 butir pil.  Saat itu juga polisi menggelendeng tersangka ke rumahnya.

Di sana, petugas menemukan empat plastik yang masing-masing plastik berisi 1.000 butir.

“Total pil koplo yang kami sita sebanyak 5.000 butir,” ungkap Endro.

Polisi, lanjut dia, juga mengamankan satu plastik klip berisi sabu seberat tiga gram yang dimasukkan dalam bungkus sabun, kartu ATM BCA dan HP merek Xiaomi. (dan/mar)

Berita Terkait

Baca Juga