Sekdaprov Soroti Tingginya NPL Bank UMKM

Sekdaprov Soroti Tingginya NPL Bank UMKM BARU: Karsali yang sehari-hari Sekpri Gubernur Jatim (kiri) resmi diputuskan sebagai komisaris Bank UMKM bersama komisaris lainnya. (HARY SANTOSO/MALANGPOST)

SURABAYA – Kian ketatnya bisnis perbankan memaksa Pemprov Jatim merombak total kepengurusan PT Bank UMKM Jatim. Tidak hanya jajaran komisaris saja. Seluruh direksi bank klasifikasi Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dirombak total.

‘’Sangat diharapkan PT  BPR Jatim terus meningkatkan kinerja sesuai harapan pemegang saham,’’ tandas Akhmad Sukardi, Sekdaprov Jatim saat Rapat Umum Pemegang Sahan (RUPS) Tahun Buku 2017, di Hotel Bumi Surabaya, Rabu kemarin.

Di sisi lain, Sukardi juga menyoroti masih tingginya Non Performing Loan (NPL) Bank UMK yang mencapai 6,84 persen. Sebab, idealnya NPL lembaga keuangan sekelas BPR tidak lebih dari 5 persen. ‘’Padahal idealnya lagi, NPL harus kurang dari 5 persen,’’ terangnya.

Untuk menekan NPL, Sukardi minta, agar prinsip kehati-hatian sesuai UU perbankan diberlakukan. ‘’Verifikasi dan validitas terhadap debitur harus diperketat. Agar kredit yang diberikan tidak bermasalah dikemudian hari,’’ pungkasnya.

Sesuai persetujuan RUPS jajaran komisaris baru Bank UMKM Dr. Supriyanto, SH, MH (Komisaris Utama), Karsali, SH (Komisaris), Santoso Budi Raharjo, SE (Komisaris Independen), Tri Dharma, SE. MM (Komisaris Independen).

Jajaran direksinya Drs. Yudi Wahyu Maharani, Ak, MM (Direktur Utama), Farid Nur Syamsi, SE (Direktur Umum), Bambang Rushadi, SE, MM (Direktur Pemasaran), Sugeng Hariyanto, SE, MM, Ak,CA (Direktur Kepatuhan). (has)

Berita Terkait

Baca Juga