Zuckerberg Akui Facebook Buat Kesalahan

Zuckerberg Akui Facebook Buat Kesalahan ilustrasi

JAKARTA-Setelah ditunggu-tunggu, CEO dan pendiri Facebook Mark Zuckerberg akhirnya muncul untuk menanggapi skandal kebocoran data sekitar 50 juta user Facebook yang bikin heboh.

Ia mengakui perusahaannya membuat kesalahan dan berjanji akan mengambil langkah tegas membatasi developer mengakses informasi semacam itu.

"Kami memiliki tanggung jawab untuk melindungi data Anda dan jika kami tidak bisa melakukannya, maka kami tak pantas melayani Anda," tulisnya di akun Facebook resminya.

Zuck menyatakan perusahaan Cambridge Analytica asal Inggris, yang diduga memanfaatkan data tersebut untuk kepentingan kampanye Donald Trump telah dicekal dari Facebook. Facebook juga bekerjasama dengan regulator untuk melakukan investigasi terkait permasalahan ini. 

"Ini adalah pelanggaran kepercayaan antara Facebook dengan orang-orang yang membagikan datanya dengan kami dan mengharapkan kami melindungi itu. Kami perlu melakukan perbaikan," tambah Zuck.

Kepada CNN, Zuck juga meminta maaf.

"Aku sungguh menyesal hal ini terjadi. Kami memiliki tanggung jawab dasar untuk melindungi data user," katanya.

Setelah anjlok drastis, harga saham Facebook naik 0,7% setelah Zuck mempublikasikan pernyataannya tersebut. Jejaring sosial terbesar dunia ini telah kehilangan valuasi sampai USD 45 miliar sejak kasus tersebut menyeruak.

Kekayaan Zuck pun terpangkas drastis sekitar USD 9,1 miliar atau di kisaran Rp 123 triliun dalam 48 jam saja. Suami Priscilla Chan itu, yang memiliki 400 juta saham Facebook, menurun kekayaannya dari USD 75 miliar menjadi USD 66 miliar. Posisinya pun turun dari awalnya manusia terkaya nomor 4 di dunia. (dtc/lim)

Berita Terkait

Baca Juga