Elpiji Melon di Kota Malang Langka, Harga Bergerak Naik

  • 2018-04-02 penulis : Ira Ravika
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2965
Elpiji Melon di Kota Malang Langka, Harga Bergerak Naik Elpiji 3 Kg sudah dua minggu ini di Kota Malang seret, harga pun bergerak naik.(ipunk)

MALANG–Krisis elpiji melon alias 3 kg kembali dirasakan warga Malang Kota.  Hampir seluruh toko yang menjual elpiji mengalami kekosongan. Namun anehnya, Pertamina dan Agen elpiji merasa pasokan normal. Padahal, seretnya pasokan elpiji dirasakan sejak dua minggu terakhir. 

”Ini sudah tiga hari gak dikirim. Kalaupun dikirim jumlahnya minim, dan langsung habis dibeli warga,’’ kata Siti pemilik Toko Jupri di Jalan Beringin Jati, MInggu (1/4).
 
Disebutkan bisanya tokonya mendapat pasokan elpiji 3 kilogram, 25 tabung per hari. Namun sejak dua minggu lalu, jumlahnya berkurang. Bahkan, pengirimannya pun tak dilakukan setiap hari.
 
”Sekarang paling banyak dapat kiriman 10 tabung.  Gak ada 30 menit ya langsung habis,’’ tambahnya.

Hal senada juga disampaikan oleh Ulul Azmi, warga Gading Kasri. Ia mengatakan sulitnya mendapatkan elpiji 3kg. Padahal ia memiliki warung nasi yang setiap harinya selalu ramai oleh pembeli. Sehingga kelangkaan elpiji ini cukup merepotkan usahanya.

“elpiji langkah semua. Jadi biasanya saya pesan dulu ke penjualnya. Kalau nanti stoknya sudah dikirim langsung saya ambil. Tapi pernah juga tidak kebagian, jadi harus cari ke tempat lain yang lebih jauh,” tandasnya.

Kondisi yang sama juga dirasakan sebagian besar warga Lesanpuro. Beberapa hari terakhir, banyak warga yang mengeluh tidak bisa mendapatkan elpiji 3 kg. 

“Sudah mencoba beli kemana-mana. Sampai di SPBU pun juga habis. Satu pun elpiji saya belum dapat,” terang Solikhin.

”Kalau sebabnya apa ini saya yang gak tahu. Karena kami hanya menerima kiriman saja,’’ kata Diah Ayu Sriwerdani pemilik Toko Jamu Asyifa di kawasan Sukun.

Kekosongan elpiji 3 kilogram yang terjadi sejak dua minggu terakhir dimanfaatkan para penjual menaikkan harga. Bahkan,  banyak toko yang menjual gas dengan tabung melon itu Rp 19 ribu. Padahal dari agen, harga penjualan elpiji  3 kilogram hanya Rp 16 ribu.
 
”Saya dapatnya Rp 18 ribu dari sales

Berita Terkait

Baca Juga