Ditemu Terjepit Bebatuan, Pemancing yang Hilang di Pantai Sipelot

  • 2018-04-02 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2069
Ditemu Terjepit Bebatuan, Pemancing yang Hilang di Pantai Sipelot Korban tenggelam di Pantai Sipelot, Kabupaten Malang sesasat setlah dievakuasi.(istimewa)

Jenazah korban ketika di rumah duka, hendak untuk dimakamkan setelah ditemukan oleh Tim SAR gabungan.

MALANG – Pencarian korban tenggelam di Pantai Sipelot, Kabupatem Malang membuahkan hasil. Jauri,50,  yang diterjang ombak dan hilang saat memancing ditemukan petugas dan warga yang mencarinya. Jasadnya ditemukan terhimpit bebatuan tak jauh dari lokasinya tenggelam, Senin (2/4) pagi.

Jasad warga warga Dusun Krajan, Desa Pujiharjo, Tirtoyudo, Kabupaten Malang ini segera dilakukan otopsi luar oleh petugas Puskesmas. Setelah itu segera dipulangkan ke rumah duka untuk dimakamkan di desanya. Pihak sebelumnya menolak dilakukan otopsi.

“Dari hasil olah TKP dan identifikasi tubuh korban, tidak ada bekas kekerasan. Korban murni meninggal karena tenggelam. Pihak keluarga juga sudah membuat pernyataan tertulis,” terang Kapolsek Tirtoyudo, AKP Suyoto.

Sehari sebelumnya, tepatnya Minggu (1/4), korban bersama dengan Alfiriktahan, 13, pergi memancing ke Pantai Sipelot. Mereka berangkat dengan berboncengan sepeda motor. Setiba di lokasi, korban dan anaknya memancing di pinggir pantai di atas karang.

Ketika asyik memancing, sekitar pukul 13.30, datang ombak besar yang menghantam bapak anak ini. Alfiriktahan, selamat karena bisa berenang. Sedangkan Jauri, ayahnya digulung ombak dan hilang.

Pencarian pun akhirnya dilakukan, dengan melibatkan warga sekitar, anggota SAR dan petugas Polsek Tirtoyudo. Tetapi sampai Minggu malam korban belum ditemukan. Senin pagi kemarin, pencarian pun dilanjutnya dengan menyisir sekitar pantai dan menggunakan perahu.

Sekitar pukul 09.10, jasadnya ditemukan terjepit batu karang oleh Tim SAR Gabungan. Selanjutnya dievakuasi dan diserahkan kepada kelarga untuk dimakamkan.(agp)

 

Berita Terkait

Baca Juga