Putusan PK MA Merek Rokok Gudang Baru Tak Boleh Digunakan, Pemilik Tak Pusing | Berita Hari ini

Putusan PK MA Merek Rokok Gudang Baru Tak Boleh Digunakan, Pemilik Tak Pusing

  • 2018-04-02 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :6096
Putusan PK MA Merek Rokok Gudang Baru Tak Boleh Digunakan, Pemilik Tak Pusing Manajemn Pabrik Rokok Gudang Baru tak ambil pusing nama itu tak boleh digunakan.(agung)

MALANG – Selamat tinggal Gudang Baru. Merek dagang rokok ternama asal Kepanjen, Kabupaten Malang ini dinyatakan tidak boleh digunakan lagi oleh putusan Mahkamah Agung karena memiliki kesamaan dengan merek rokok Gudang Garang.

“Merek Gudang Garam adalah merek terkenal. Menyatakan merek Gudang Baru mempunyai persamaan pada pokoknya dengan merek Gudang Garam. Membatalkan pendaftaran merek Gudang Baru,” ungkap Majelis PK sebagaimana dikutip dari website MA, yang dipimpin Ketua Majelis Syamsul Maarif, PhD.

Menanggapi itu, Agus Hariadi, manager PR. Jaya Makmur (Gudang Baru), menanggapi santai saja. Pasalnya, pabrik rokok yang ada di Jalan Probolinggo, Penarukan, Kepanjen ini, tidak lagi memproduksi merek dagang yang disengketakan itu.

“Sebetulnya ada atau tidak adanya PK, kami akan menghilangkan brand nama rokok Gudang Baru. Jadi sama sekali tidak begitu bermasalah dengan perusahaan,” terang Agus Hariadi.

PR. Jaya Makmur disebutkan masih memiliki banyak brand rokok yang sudah dikenal di masyarakat. Diantaranya adalah RMX, Red Bold, Red Mild dan RMX Bold. Semua brand tersebut telah diterima dimasyarakat hampir seluruh Indonesia.

Bahkan katanya, tahun ini, PR. Jaya Makmur telah mematot target untuk produksi 7,5 miliar batang rokok dalam setahun. “Ini meningkat dari tahun sebelumnya hanya 7,2 miliar. Ada peningkatan sekitar 15 persen, karena pangsa pasar kami di masyarakat sangat diterima dengan baik,” jelasnya.

Tanpa nama Gudang Baru, diyakini bahwa rokok produksi PR. Jaya Makmur masih tetap eksis. Karena PR. Jaya Makmur lebih mengutamakan mutu dan kualitas. Sehingga meski harga di bawah merek rokok ternama, namun kualitas produknya masih bersaing.

“Namun bukan berarti nama Gudang Baru hilang. Gudang Baru masuk menjadi nama persero terbatas (PT), yakni PT. Gudang Baru Berkah,” katanya, sembari mengatakan bahwa pangsa pasar malah semakin meningkat.

Terpisah, bos Gudang Baru, Ali Khosin, yang memiliki karyawan berjumlah sekitar 3 ribu orang ini, juga menanggapi dingin ketika dikonfirmasi terkait

Berita Terkait

Baca Juga