Pertamina Malang Gagap Tanggapi Kelangkaan Elpiji 3 Kilo

  • 2018-04-02
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2883
Pertamina Malang Gagap Tanggapi Kelangkaan Elpiji 3 Kilo Elpiji Melon makin sulit didapat di Malang. Pertamina berkilah Long weeken penyebabnya.(ipunk)

MALANG-Pertamina Malang gagap menanggapi kelangkaan gas Elpiji 3 kilogram di Kota Malang. Hanya selang sehari dua penjabat yang berbeda memberikan keterangan yang berbeda pula ikhwal kelangkaan itu.

Jika sebelumnya Area Manager Communication and Relations Pertamina MOR V, Rifky Rakhman Yusuf menyangkal gas Elpiji 3 kg langka dan bahkan menyebut ketersediaan untuk Long Weekend aman. Senin hari ini (2/4), Section Head Communication MOR V Pertamina, Rico Raspati menyebut kelangkaan diasumsikan karena konsumsi elpiji ketika long weekend meningkat.

“Perlu kami sampaikan juga bahwa konsumsi elpiji ketika long weekend tentu akan mengalami peningkatan,” tegasnya.

Disebutkan Pertamina senantiasa memasok secara optimal, selain itu juga memperkuat pasokan elpiji nonsubsidi. Ia memberi imbauan agar masyarakat kelas menengah ke atas untuk senantiasa menggunakan elpiji nonsubsidi seperti 12 kg, bright gas 5,5 kg dan bright gas 12 kg.

Rico beranggapan, pasokan gas melon ini masih normal sampai saat ini. Ia bahkan mengaku telah keliling ke sejumlah pangkalan masih ada dan meminta masyarakat membelinya.

“Hasil pantauan tim di lapangan pun menunjukkan bahwa stok elpiji 3 kg di pangkalan-pangkalan masih ada dan masyarakat bisa membeli di sana,” ujarnya.

Dia meminta masyarakat tidak perlu khawatir. Sebab, Pertamina tetap menyalurkan elpiji sampai ke pangkalan-pangkalan. Pasokan elpiji akan tetap ada di di pangkalan. Rico mengimbau masyarakat untuk membeli elpiji di pangkalan. Selain harganya yang sesuai HET, produknya pun lebih resmi dan isinya sesuai. Harga HET yang disarankan mulai Rp 16 ribuan.  

Ikhwal harga yang sampai meroket tembus Rp 22 ribu, Rico malah berkilah. Pertamina tidak bertanggung jawab. Sebab ranah pengawasan mereka hanya sampai di tingkat pangkalan resmi.

Berita Terkait

Baca Juga