Ratusan Aremania Korban Insiden Kanjuruhan Alami Sesak Nafas dan Patah Tulang

  • 2018-04-15 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :3945
Ratusan Aremania Korban Insiden Kanjuruhan Alami Sesak Nafas dan Patah Tulang Salah seorang Aremanita yang harus digotong rekan-rekannya untuk mendapatkan perawatan medis saat Stadion Kanjuruhan Chaos, antara Aremania dan petugas keamanan. MInggu malam (15/4). Menyusul ketidak puasan Aremania terhadap kepemimpinan wasit di laga Arema FC melawan Persib Bandung yang berkesudahan 2-2 . (ipunk)

korban, teman-teman Aremania dan Aremanita juga keluar masuk ruangan. Mereka juga bergerombol di dalam dan luar UGD. 

Kebanyakan korban mengalami sesak nafas. Dada mereka terasa sakit. Kedua matanya juga perih. Sebagian ada yang luka terkilir pada kaki dan tangan  karena terinjak-injak oleh temannya sendiri. 

"Ini karena gas air mata yang ditembakkan Polisi. Karena gas air mata itu mengakibatkan mata perih dan sesak nafas," ungkap salah satu korban. 

Selain korban Aremania dan Aremanita yang mengalami sesak nafas akibat gas air mata, seorang anggota Brimob juga ada yang menjadi korban. Petugas ini ditempatkan pada ruang tersendiri dengan dijaga ketat petugas. Ia mengalami luka trauma robek pada kepala sebelah kiri. 

Seluruh korban kerusuhan ini dibawa tersebar ke hampir semua rumah sakit di Malang. Selain RSUD Kanjuruhan Kepanjen, juga ada di RS Wava Husada Kepanjen, RS Hasta Brata Kepanjen, RS Ben Mari Pakisaji, RSSA Malang dan ada juga yang dibawa ke RS Soepraoen.
 
Para korban yang dilarikan ke rumah sakit, dievakuasi dengan puluhan ambulance. Bahkan mobil SAR dan mobil dinas milik Polisi juga digunakan untuk mengevakuasi korban. Sampai pukul 22.30, proses evakuasi masih berlanjut. Juga banyak korban yang masih keluar masuk rumah sakit.(agp/fin/ary)

Berita Terkait