Ngaku Petugas Pencatat Meter Listrik PLN, Ternyata Penggarong Rumah

Ngaku Petugas Pencatat Meter Listrik PLN, Ternyata Penggarong Rumah Rumah Yoppy di Jalan Sumpil Gang IIIA, jadi sasaran pencuri yang nyaru sebagai petugas pencatat meter listrik PLN.(Amanda Egatya)

MALANG-Hati-hati menerima orang yang mengaku petugas pencatat meter listrik. Yoppy,70 warga Jalan Sumpil Gang IIIA, Kota Malang, barang-barang berharga di rumahnya dikuras maling yang menyaru petugas pencatat meter itu, Rabu (24/4).
Seperti dalam laporannya kepada polisi, Yoppy mengaku kejadiannya sekitar pukul 09.30. Ketika itu dia tidak ada di rumah. Yang tinggal di rumah, istrinya, Ribka, 70.

"Sejak kemarin, saya ada kepentingan di Trawas. Seharusnya, belum pulang. Tapi karena ada kejadian ini, saya segera pulang dan melaporkan kejadian ini," terangnya.

Kejadiannya menurut Yoppy setelah menedengar cerita istrinya, saat itu rumahnay didatangai tamu yang mengaku ingin mengecek meteran listrik.

Setelah mengecek meteran listrik, pelaku yang mengaku petugas itu tidak segera pergi. Ia ngobrol dengan istrinya. Saat sedang asyik berbicang itulah, teman pelaku yang tadinya menunggu di luar pagar rumahnya, ikut ngobrol dan masuk rumah.

Menurut Yoppy, istrinya tidak menyadari saat asyik ngobrol itu pelaku lainnya menyelinap dan mengambil sejumlah barang di rumahnya. Diantaranya, uang tunai Rp 5 juta, buku tabungan kotak perbiasan dan kalung milik kerabatnya.

"Setelah pulang pelaku itu pulang, istri saya baru menyadari kalau barang-barangnya banyak yang hilang. Saya tidak tahu barang apa saja yang hilang," katanya.

Menurut Yoppy, kerugiannya sekitar puluhan juta rupiah. Kasus inipun kini sedang dalam penyelidikan polisi.

Sementara itu Kapolsek Blimbing, Kompol Slamet Riyadi membenarkan adanya laporan tersebut. "Kami akan melakukan penyelidikan terhadap kasusu ini," tandas dia.(tea)

Berita Terkait

Baca Juga