Akui Edarkan Pil Koplo karena Tak Miliki Pekarjaan Tetap

  • 2018-04-30 penulis : Fino
  • Editor :junaedi
  • dibaca :4601
Akui Edarkan Pil Koplo karena Tak Miliki Pekarjaan Tetap Tersangka Aldino Wardiono menunjukkan barang bukti dobel L yang dikuasainya secara ilegal.

MALANG – Jajaran Polres Makota menciduk pelaku pengedar dobel L atau pil koplo di kawasan  Sukun, Kota Malang. Dia adalah Aldino Wardiono Putro, 22, warga Jalan Pelabuhan Perak, Bakalan Krajan Sukun. Ia ditangkap Minggu (29/3) malam oleh Unit Reskrim Polsek Sukun saat hendak bertransaksi di rumahnya.

Dari keterangan yang dihimpun, polisi yang mengendus adanya transaksi narkoban, segera melakukan penyelidikan. Benar saja, polisi pun mendapati tersangka akan melakukan transaksi di rumahnya.

Saat tertangkap, Aldino tak bisa melawan. Polisi juga mendapati pil koplo dalam jumlah 2.258 butir yang disimpan di dalam plastik berukuran tanggung.

Aldino pun digelandang ke Polsek Sukun untuk menjalani pemeriksaan. Kepada petugas, Aldino mengaku mengedarkan pil dobel L itu di kawasan Kota Malang. Ia terpaksa bisnis haram ini lantaran tak memiliki pekerjaan tetap.

Menurut Kapolres Makota, AKBP Asfuri didampingi Kapolsek Sukun Kompol Anang Tri Hananta mengatakan, kasus ini masih mengembangkan keterangan dari pelaku.

“Saat ini kita masih melakukan pengembangan, kita masih penyidikan lanjutan. Polisi masih mencari dari siapa pelaku mengambil barang,” jelas, Senin (30/4).
 
Tindakan pelaku diduga melanggar pasal 197 jo 196 UU RI nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan. Tindakan menguasai dan mengedarkan dobel L tanpa izin, membuat pelaku terancam hukuman penjara maksimal 10 tahun.(fin/jon/mar)

 

Berita Terkait

Baca Juga