Begal Sadis Berkeliaran di Sekitar Makam Polehan, Ini Korbannya

  • 2018-05-01 penulis : suparijono
  • Editor :junaedi
  • dibaca :5172
Begal Sadis Berkeliaran di Sekitar Makam Polehan, Ini Korbannya Achmad Irwanto, korban begal motor yang menjalani perawatan di IRD RSSA Malang akibat luka bacok di pergelangan tangan kirinya.(ist)

MALANG- Nahas dialami Achmad Irwanto, 35, warga Jalan Marto Utomo RT07 RW16 Tumpang, Kabupaten Malang. Ia menjadi korban begal sadis yang terjadi Selasa (1/5) dini hari di Jalan Puntodewo, Polehan, Kota Malang. Korban pun dilarikan ke rumah sakit karena luka bacok di bagian perut dan tangannya.

Diperoleh keterangan korban mengalami luka tusuk di pinggang dan bacok di pergelangan tangan kiri. Itu terjadi lantaran ia  berusaha mempertahankan motornya saat akan direbut tiga orang begal di daerah TPU Polehan.

Meski luka berdarah-darah, korban gigih mempertahankan motornya. Hal itulah yang membuat pelakunya urung merampas motor dan meninggalkan korbannya dalam keadaan luka parah.

“Honda Beat warna biru milik korban terselamatkan,” kata petugas di Polres Malang Kota.  

Informasinya saat kejadian, korban hendak pulang ke rumahnya, setelah bertandang dari rumah saudaranya. Pegawai swasta ini tidak curiga akan menjadi korban begal. Ia pulang melewati pemakaman umum Polehan, Jalan Puntodewo yang sepi.

Saat melewati jalan itu, ia mengaku  dihentikan tiga ABG berboncengan satu motor. Setelah mendahuluinya. Pera pelaku yang diperkirakan masih muda-muda itu, berboncengan motor Yamaha Vega R. Dua pelaku turun dari motor sambil membawa senjata tajam.

“Korban langsung dibacok dan ditusuk pelaku. Dia melawan sebisanya sampai para pelaku memilih kabur,” tambah sumber itu.
 
Tanpa menghiraukan lukanya, Achmad lantas pergi menjauh  dari areal pemakaman itu dan bertemu dengan Riyan, 16, dan Brio, 16, keduanya warga Jalan Werkudoro.

Achmad menceritakan peristiwa yang dialaminya. Saat itu warga berdatangan dan menolongnya. Achmad segera dilarikan ke IRD RSSA Malang. Beberapa warga melaporkan peristiwa tersebut ke Mapolsekta Blimbing.

Kapolres Makota, AKBP Asfuri dikonfirmasi perihal kejadian ini, mengaku kasusnya masih dalam penyelidikan anggotanya. (mar/jon)   

Berita Terkait

Baca Juga