Dikabarkan Mencebur ke Bendungan Sengguruh, Wanita Ini Ternyata seperti Ini Kondisinya

Dikabarkan Mencebur ke Bendungan Sengguruh, Wanita Ini Ternyata seperti Ini Kondisinya Supriati dan sepeda pancal yang ditemukan di dekat bendungan Sengguruh yang membuat keluarganya menyanga ia bunuh diri.(ist)

MALANG-Sejumlah pemancing ikan di  Bendungan Sengguruh, Desa Gampingan, Pagak, Kabupaten Malang, Kamis (3/5), dikejutkan kabar ada seorang wanita yang bunuh diri. Dia terjun dari jembatan ke bendungan.

Diperoleh keterangan pelakuknya adalah Supriati, 49, asal Jalan Kalinyamat RT01 RW03, Desa Jenggolo, Kepanjen, Kabupaten Malang.

Namun setelah dicari dengan warga dan petuas SAR, ternyata wanita yang diduga mengidap gangguan kejiwaan itu tidak bunuh diri. Ia ditemukan berdiri di bawah pohon tepi sungai Dusun Ngemplok, Desa Gampingan, Pagak, Jumat (4/5) dini hari tadi, sekitar pukul 01.00. 
 
Sebelumnya, dugaan bunuh diri itu, disebutkan Angga, keponakannya kepada para pemancing, Kamis (3/5) siang. Spontan, kabar itu segera ramai. Tim SAR dihubungi dan segera langsung berdatangan ke lokasi kejadian. 

Keterangan keluarganya, Supriati pergi dari rumah naik sepeda pancal sejak  Kamis (3/5) pukul 12.00. Namun sejak itu tidak pernah kembali ke rumahnya. Saat pamitan, korban mengaku hendak membeli es. 

Menurut keluarganya, Supriati menderita gangguan kejiwaan yang berorientasi bunuh diri.

"Keluarga sudah menyusuri berbagai tempat ke mana Supriati pergi," kata Mohammad Alfin, salah satu relawan yang melakukan pencarian.

Penelusuran anggota keluarga itu,  kemudian menemukan sepeda yang  dinaiki Supriati. Sepeda itu  ditinggal di dekat jembatan Desa Gampingan. 

Dari situlah diperkirakan Supriati bunuh diri. Ternyata saat tim SAR menyusuri sekitar bendungan  dan di sepanjang tepi sungai, Menemukan Supriati sekitar pukul 01.50,

Ia ditemukan berdiri di bawah pohon tepi sungai Dusun Ngemplok, Desa Gampingan, Pagak. "Syukur sudah ditemukan dalam kondisi selamat," tutup Alfin. (mar)
 

Berita Terkait

Baca Juga