Kata Marquez Yamaha Lakukan Kesalahan Melepas Johann Jarco

  • 2018-05-10
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2021
Kata Marquez Yamaha Lakukan Kesalahan Melepas Johann Jarco Johann Jarco putushan pindah ke tim KTP setelah harapannya gabung dengan pabrikan Yamaha kandas.(dok.reuters)

JAKARTA-Pembalap Rapsol Honda Marq Marquez menilai Yamaha melakukan blunder di MotoGP dengan melepas pembalap asal Perancis Johann Zarco.

Zarco memutuskan untuk bergabung dengan KTM setelah menandatangani kontrak berdurasi dua tahun hingga MotoGP 2020. Keputusan Zarco itu setelah juara dunia Moto2 2015 dan 2016 itu gagal menjadi pebalap pabrikan Yamaha.

Keputusan Yamaha tidak mempertahankan Zarco dianggap Marquez sebagai kesalahan. Pebalap asal Spanyol itu menganggap Zarco layak mendapat kepercayaan sebagai pebalap tim pabrikan Yamaha.

"Kondisi Yamaha cukup aneh karena Zarco kini memimpin pebalap Yamaha. Sebagai pengamatan yang netral, Yamaha menurut saya sudah kehilangan pebalap bagus," ujar Marquez dikutip dari Crash.

"Maksud saya dia pergi ke KTM. Saat ini dia yang tercepat. Tentunya pengalaman Rossi sangat bagus dan Vinales punya kecepatan. Tapi, saat ini Zarco tampil luar biasa," sambung pebalap 25 tahun itu.

Lebih lanjut Marquez mengomentari kesulitan yang dialami Yamaha musim ini. Baik Rossi dan Vinales kesulitan dengan sepeda motor M1 2018 yang mengalami masalah dengan perangkat elektronik.

Johann Zarco sendiri hingga seri keempat MotoGP 2018, menempati posisi dua klasemen sementara dengan 58 poin dan tertinggal 12 poin dari Marquez. 

Zarco unggul delapan poin atas Vinales di posisi ketiga, sedangkan Rossi berada di posisi keenam dengan 40 poin.

"Zarco menjadi yang tercepat di Yamaha adalah sesuatu yang aneh. Saya tidak bisa menjawab kenapa, karena bahkan mereka sendiri tidak bisa menjawabnya dan mereka punya datanya," ucap Marquez.(cnn-indonesia)
 

Berita Terkait