Seperti Ini Heroiknya Korban Jambret Melawan hingga Pelakunya Ditangkap

  • 2018-05-26 penulis : Agung Priyo
  • Editor :junaedi
  • dibaca :2599
Seperti Ini Heroiknya Korban Jambret Melawan hingga Pelakunya Ditangkap Tersangka Rozikin, jambret yang tertangkap warga dan bangkai motornya setelah dibakar warga.(agung)

MALANG- Tertangkapnya satu dari dua jambret di Tumpang, Kabupaten Malang ternyata karena keberanian korbannya, Elok Sukmawati, 17. Meski sempat jatuh dari motornya, Jalan KH Parseh Jaya, Bumiayu, Malang ini berusaha sekuat tenanga melawan dan berterik minta tolong.

Menurutnya, yang dijambret pelaku bukan kalung, tetapi HP. Karena ia berteriak-teriak minta tolong, warga sekitar dan pengguna jalan yang lewat segera menolongnya.

Satu dari dua penjambret berhasil diamankan. Pelaku yang berhasil tertangkap adalah Rozikin, warga Dusun Baran RT01 RW01, Desa Randugading, Tajinan.

Sebelum diamankan polisi, pemuda berusia 20 tahun ini dihajar warga hingga remek. Tak sampai di situ, motor yang digunakan motor Honda Beat N 4060 AAK, di bakar massa.  Sementara seorang temannya, lolos dari kejaran warga.

“Kasusnya masih kami selidiki. Tersangka juga masih dalam pemeriksaan,” kata Kapolsek Tumpang, AKP Yusuf Suryadi.

“Barang bukti yang kami amankan, selain sepeda motor yang hangus terbakar, juga pisau serta jaket milik tersangka,” tambahnya.  

Peristiwa jambret ini katanya terjadi sekitar pukul 13.00. Ketika itu, Elok Sukmawati, bersama Nur Lailatul Fitriani, 18, temannya berboncengan naik motor Yamaha Mio, N 2422 C.

Mereka hendak ke rumah Nur di Desa Kidal, Tumpang. Ketika melintas di Jalan Raya Desa Bokor, Tumpang, dekat area pemakaman umum yang kondisinya sepi, mendadak dipepet pengendara motor lain. Mereka berboncengan.

 “Semula korban mengira kalau pelaku hendak mendahului,” terangnya.

Ternyata, terang mantan Kapolsek Wagir ini, Rozikin, salah satu pelaku berusaha merampas HP yang dipegang Elok. Korban yang reflek, mempertahankannya hingga terjadi tarik menarik. Saat itulah korban dan pelaku terjatuh dari motor.

Saat sama-sama terjatuh inilah, Elok dan Nur berteriak minta tolong. Warga dan pengguna jalan menolong. “Untuk sementara baru mengaku sekali. Tetapi dugaan kami lebih dari sekali,” pungkas perwira ini. (agp)

Berita Terkait

Baca Juga