Persaingan Ketat, Jalur Prestasi PPDB SMA di Kota Malang Sepi Peminat

Persaingan Ketat, Jalur Prestasi PPDB SMA di Kota Malang Sepi Peminat Pendaftaran jalur prestasi PPDB SMAN di Kota Malang sepi peminat.(dicky)

MALANG- Penerimaan peserta didik baru (PPDB) untuk tingkat SMAN melalui jalur prestasi mulai ditutup Senin (4/6). Selanjutnya, persaingan mendapatkan bangku sekolah di SMAN bakal di jalur reguler yang akan dibuka pada 25 Juni mendatang.

Hingga penutupan tadi, prestasi di jalur ini ternyata minim peminat. Penyebabnya diduga karena kuotanya hanya lima persen dari keseluruhan pagu serta pertimbangan domisili terdekat lebih diprioritaskan

Contohnya di SMAN 1 Malang, pendaftar jalur prestasi hanya 20 siswa, SMAN 5 Malang 17 siswa, dan SMAN 8 Malang 42 siswa. 

Padahal, dari pendaftar yang msuk itu, masih akan diseleksi kembali dengan menggunakan skor yang telah ditentukan. 

Penghitungan skor itu diantaranya, Juara I tingkat nasional dan berjenjang akan mendapatkan skor 8 sedangkan kejuaraan tidak berjenjang hanya memperoleh skor 1, apabila domisilinya satu kecamatan dengan sekolah bakal mendapat tambahan skor 10.

“Meskipun yang diutamakan adalah sertifikat berjenjang namun sekolah tetap mengakomodasi sertifikat siswa yang tidak berjenjang walau persentasenya sangat kecil,” jelas Ketua PPDB SMAN 8 Malang, Dr. Sasongko, Senin (4/6).

Tahun ini SMAN 8 Malang membuka jalur prestasi di bidang seni dan olahraga, khususnya tari, vokal, fashion, basket, futsal, dan badminton. Dari total pagu 288 siswa, SMAN 8 hanya akan menerima 14 siswa jalur prestasi. Sehingga 42 pendaftar tersebut akan diseleksi sesuai data yang sudah diinput.

Apabila ada skor yang sama, akan dipertimbangkan domisili atau tempat tingkat calon peserta didik terdekat.

Terpisah Kepala SMAN 1 Malang, H. Musoddaqul Umam, mengatakan, ditempatnya ada 20 siswa yang telah mendaftar melalui jalur prestasi bidang tahfidz, OSN, dan tari tradisional. Mereka juga segera diseleksi.

“Kami memiliki tim khusus sesuai bidangnya untuk menguji kompetensi mereka, misal bidang tari tradisional kami memiliki tim penilai yang berkompeten dibidang tari, begitupun tahfidz juga demikian,” papar Umam.

Adanya bidang

Berita Terkait

Baca Juga