Dua Remaja Dampit dan Kepanjen Tewas Tabrakan Adubanteng

  • 2018-06-09 penulis : Fino
  • Editor :junaedi
  • dibaca :43463
Dua Remaja Dampit dan Kepanjen Tewas Tabrakan Adubanteng Korban kecelakaan dua motor adu banteng di Jalan Mayjen Sungkono, Kota Malang.(ist)

MALANG – Lagi-lagi kecelakaan adu banteng dua motor akibatkan pengendara motor tewas seketika. Kejadiannya di Jalan Mayjen Sungkono depan kantor Kecamatan Kedungkandang, di Kota Malang, Sabtu (9/6) diri hari. 

Dalam kejadian itu, dua remaja tewas seketika dan satu orang lagi harus dirawat di Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang. Kasus ini kini dalam penanganan Unit Laka Lantas Polres Malang Kota.

Dua korban tewas diketahui bernama Ahmad Arif, 17, warga Dusun Larangan Dampit dan Arshi, 18, warga Dusun Cokolio Renggulu, Kepanjen, Kabupaten Malang. 

Sedangkan dua orang lagi Adam Bagus, 16, warga Larangan Dampit dan Edi Kastanto, 17, warga Jalan Adi Santoso, Kepanjen, harus dirawat di IRD RSSA Malang. Mereka mengalami luka serius dibagian wajah. 

Kanit Laka Satlantas Polres Makota, Iptu Sutadi mengatakan, peristiwa ini sedang dalam penyelidikannya. “Dan benar dua korban MD (mendinggal dunia) dua lainnya luka-luka. Mereka sudah kami evakuasi ke RSSA,” terang Sutadi.

Informasi di TKP menyebut, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.20. Kedua pengendara motor, sama-sama berboncengan. Keduanya dari arah berlawanan. 

Diduga menghindari lubang, Ahmad Arif pengendara Yamaha Vega N 2281 FW  berjalan ke tengah. Pada saat bersamaan muncul Yamaha Vixion N 4568 IE yang dikemudikan Arshi. Karena kedua pengendara motor sama-sama cukup kencang, tabrakan tak terhindarkan.

Warga yang mengetahui segera memberikan pertolongan. Empat orang diketahui luka parah dan bahkan dua orang ketahui telah meninggal dengan luka parah di bagian kepala.

Polisi yang datang di lokasi segera melakukan olah TKP dan mengamankan dua motor yang terlibat dalam kecelakaan itu dan korban diecakuasi ke rumah sakit.

Berita Terkait

Baca Juga